Menteri Israel: Lebanon Harus Jadi 'Taman Bermain' untuk Israel
Menteri Israel: Lebanon Harus Jadi 'Taman Bermain'

Menteri Israel Tolak Gencatan Senjata di Lebanon

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menyerukan penolakan terhadap kesepakatan gencatan senjata apa pun di Lebanon. Dalam wawancara dengan media lokal Israel, Channel 14, Ben-Gvir menyatakan bahwa Israel tidak dapat menyetujui gencatan senjata di Lebanon. "Israel tidak dapat menyetujui gencatan senjata di Lebanon," tegasnya.

Pernyataan Kontroversial Ben-Gvir

Ben-Gvir bahkan menyebut Lebanon seharusnya menjadi 'taman bermain' bagi Israel. "Lebanon, seluruh Lebanon, seharusnya menjadi taman bermain kita. Seluruh Lebanon seharusnya menjadi target kita," cetus Ben-Gvir dalam pernyataannya. Ia juga menolak gagasan memisahkan penargetan kelompok Hizbullah dan warga sipil Lebanon, dengan alasan bahwa anggota Hizbullah beroperasi dalam pemerintah Lebanon. "Dan mereka berkata kepada saya, 'Tunggu sebentar, ada Lebanon dan ada Hizbullah'. Saya tidak menerima pendekatan artifisial ini," ujarnya.

Ancaman terhadap Beirut

Dalam pernyataan terpisah, Ben-Gvir mengancam Beirut dengan menyamakan masa depan ibu kota Lebanon itu dengan Beit Hanoun di Jalur Gaza, yang sebagian besar dihancurkan oleh Israel selama perang melawan Hamas. "Persamaannya harus sangat sederhana dan jelas: Negara Israel harus aman. Jika Israel tidak aman, Beirut akan terlihat seperti Beit Hanoun," sebutnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Desakan kepada Netanyahu

Ben-Gvir juga mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menyampaikan penolakan terhadap gencatan senjata di Lebanon kepada Presiden AS Donald Trump. Dalam rapat minggu faksi Partai Otzma Yehudit di Knesset, Ben-Gvir berkata, "Netanyahu perlu menemui Presiden Trump, memeluknya dan berkata kepadanya: 'Presiden Trump, terima kasih, tetapi apa yang dapat kami lakukan, kami tidak dapat memenuhi perjanjian ini.'" Ia menambahkan, "Anda tidak akan mentoleransi keberadaan Nazi di perbatasan Anda. Anda tidak akan mentoleransi tentara Anda diserang dan dibatasi dalam hal respons. Respons kita harus 100 persen." Ben-Gvir juga mengucapkan terima kasih kepada Amerika, tetapi menekankan bahwa garis merah Israel adalah melukai tentara dan warga sipil.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga