Menhan Sjafrie Perkuat Peran Yonif Teritorial Pembangunan di Aceh
Menhan Perkuat Peran Yonif Teritorial Pembangunan

Menhan Perkuat Peran Ganda Yonif Teritorial Pembangunan

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) memiliki peran ganda: sebagai elemen strategis pertahanan negara sekaligus motor penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Provinsi Aceh pada Kamis, 18 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan meninjau dua satuan Yonif TP, yakni Yonif TP 855/Raksaka Dharma (RD) di Kabupaten Gayo Lues dan Yonif TP 853/Buwar Reje Bur (BRB) di Kabupaten Aceh Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan kesiapan dan mengoptimalkan peran satuan teritorial pembangunan dalam mendukung pertahanan negara dan pembangunan wilayah.

Peran Strategis Yonif TP

Selain menjalankan fungsi menjaga ketahanan wilayah, keberadaan Yonif TP juga diarahkan untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga di daerah penugasan. Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya kesiapan dan profesionalisme sebagai modal utama menjalankan tugas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Kemampuan tempur, latihan yang berkelanjutan, serta kekompakan antarprajurit merupakan fondasi utama dalam membangun satuan yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas,” kata Menhan pada Jumat, 19 Juni 2026.

Peninjauan Fasilitas dan Dialog dengan Prajurit

Selama kunjungan, Menhan juga meninjau langsung berbagai fasilitas satuan dan berdialog dengan prajurit untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi di lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, Menhan mencermati sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana yang masih perlu mendapat perhatian, di antaranya keterbatasan ketersediaan air bersih serta fasilitas penunjang latihan.

Meski demikian, Menhan mengapresiasi berbagai inisiatif yang dilakukan oleh satuan untuk mengatasi kendala tersebut secara mandiri. Upaya itu dilakukan melalui pembangunan sarana pendukung dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia guna mendukung pelaksanaan tugas prajurit.

Nilai Dasar Keprajuritan

Menhan juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas. “Prajurit TNI harus senantiasa menjaga profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Menhan.

Ia turut menekankan bahwa keberagaman latar belakang prajurit harus menjadi kekuatan yang menyatukan seluruh anggota TNI dalam satu identitas yang solid, profesional, dan siap melaksanakan tugas di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Harapan ke Depan

Ke depan, Menhan berharap keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan semakin mampu memperkuat stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Satuan ini, tegas Menhan, memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pembangunan daerah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga