Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta partainya untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode. Permintaan tersebut disampaikan Jokowi saat pertemuan di Solo pada Kamis, 18 Juni 2026.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan bahwa partainya memilih untuk mendengarkan suara rakyat. “Itu keputusan dan komunikasi internal mereka, sementara PKB saat ini fokus memastikan agar program-program pemerintahan bisa berjalan dengan baik sekaligus mampu menjawab harapan dan suara rakyat yang saat ini bergema,” ujar Daniel Johan saat dihubungi pada Sabtu, 20 Juni 2026.
PKB Fokus pada Program Pemerintahan
Daniel Johan menjelaskan bahwa PKB akan memberikan masukan konstruktif kepada Presiden Prabowo Subianto, terutama yang sesuai dengan kebutuhan rakyat. “Dengan memberikan masukan konstruktif agar setiap program pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa partainya akan memperjuangkan lapangan kerja bagi masyarakat serta menjaga daya beli masyarakat. “Mampu membuka lapangan kerja, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan UMKM,” ujarnya.
Pernyataan Bestari Barus
Bestari Barus menegaskan bahwa tidak ada isu tentang dua matahari dalam kepemimpinan nasional. “Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada saja,” kata Bestari kepada wartawan pada Jumat, 18 Juni 2026.
Bestari mengungkapkan bahwa Jokowi mengingatkan untuk menjaga keharmonisan dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang sedang berjalan. Pertemuan tersebut berlangsung di Solo pada Kamis pagi dan dihadiri oleh sejumlah pengurus PSI.



