Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, angkat bicara terkait anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuai kritik dan viral di publik. Aris mengklaim semua anggaran sudah diperhitungkan dan tidak ugal-ugalan.
Anggaran MBG Sudah Terencana
"Nggak ada (ugal-ugalan), semuanya sudah dihitung ya diukur dengan baik, dimasak dengan baik, digodok dengan baik, dikoordinasikan dengan semua stakeholder," kata Aris Marsudiyanto kepada wartawan di acara APPMBGI National Summit, Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026).
Aris mengatakan semua biaya terkait MBG sudah terencana. Dia meminta publik tidak khawatir. "Jadi semua biaya MBG itu semuanya sudah ya terencana ya, jadi tidak usah khawatirlah," ujarnya.
Pengawasan Terhadap Penyelewengan
Aris mengatakan Bappisus selalu melakukan pengawasan jika terjadi penyelewengan anggaran terkait MBG. Dia mengatakan jika ada penyelewengan maka akan ditindak dan dibereskan.
"Kalau ada penyelewengan-penyelewengan ada yang tidak benar kita selalu mengawasi, yang tidak baik kita tindak, yang tidak benar ya kita bereskan semuanya, ya kita tertibkan. Karena ini program ini luar biasa, kita sudah 60-an juta lebih dalam tempo kurang lebih satu tahun lebih sedikit ya, sementara Brazil saja ya itu perlu 11 tahun untuk 40 juta penerima manfaat," ujarnya.
Sorotan Publik Terhadap Anggaran BGN
Seperti diketahui, belakangan pemakaian anggaran oleh BGN disorot oleh publik. Pasalnya, ada sejumlah anggaran yang dianggap berlebihan seperti pengadaan motor listrik, kaus kaki, hingga yang terbaru anggaran zoom dengan nilai yang cukup fantastis.
Kepala Bappisus juga sebelumnya mengungkapkan bahwa 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disuspend dan porsi MBG dipangkas. Hal ini menambah kekhawatiran publik terhadap efektivitas program tersebut.
Dengan pernyataan ini, Aris berharap masyarakat dapat lebih percaya bahwa program MBG dikelola dengan baik dan transparan. Bappisus akan terus mengawal agar tidak terjadi penyimpangan anggaran.



