Ibas Serukan Kader PD Perkuat Silaturahmi dan Gotong Royong di Bulan Ramadan
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan kekuatan bangsa Indonesia terletak pada silaturahmi dan kebersamaan. Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan 'Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi' yang digelar secara virtual melalui Zoom pada Rabu (18/3/2026), melibatkan masyarakat dari Dapil Jawa Timur VII.
Komitmen Partai Demokrat dalam Safari Ramadan
Selama bulan Ramadan, Ibas telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka Safari Ramadan, yang mencakup:
- Peninjauan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan irigasi.
- Workshop dan pelatihan ekonomi kreatif untuk memberdayakan masyarakat.
- Memastikan dapur SPPG berjalan optimal di setiap daerah.
- Bersilaturahmi dengan para kyai dan ulama untuk mempererat hubungan.
- Penyelenggaraan program mudik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam keterangannya pada Kamis (19/3/2026), Ibas menekankan bahwa Ramadan adalah bulan penuh hikmat, ampunan, dan berkah, yang mengajarkan nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. "Ramadan mengajarkan kita bahwa kekuatan bangsa ini adalah silaturahmi dan kebersamaan," tuturnya.
Gotong Royong sebagai Wujud Nyata Kehadiran Partai Demokrat
Ibas menambahkan bahwa kekuatan bangsa juga terletak pada semangat gotong royong dan saling membantu sesama. Kegiatan sosial dan silaturahmi seperti ini menjadi bukti nyata kehadiran Partai Demokrat di tengah masyarakat. Mengangkat tema safari Ramadan sebelumnya, 'Ramadan Religi Menguatkan Negeri', ia menegaskan komitmen partai untuk terus hadir dan memberikan manfaat konkret bagi rakyat.
"Ini adalah bukti bahwa Demokrat hadir, peduli, berbagi. Demokrat tidak diam, turun langsung, menyapa secara langsung untuk meringankan beban masyarakat. Ini merupakan wujud nyata cinta terhadap tanah air, bukan ucapan tapi karya nyata," tegas Ibas.
Pesan untuk Kader Partai Demokrat
Ibas mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat, mulai dari DPC, PAC, hingga ranting, untuk tetap solid dan dekat dengan masyarakat. "Seluruh kader merupakan ujung tombak dan wajah Partai Demokrat di tengah masyarakat. Harus tetap kompak dan dekat dengan masyarakat. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing," pesannya.
Ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus selalu hadir, tidak hanya dalam situasi mudah, tetapi juga saat masyarakat menghadapi kesulitan. "PD harus selalu hadir di tengah rakyat, mendengar, melihat, dan memberikan solusi nyata," lanjutnya.
Warisan Nilai dari SBY
Dalam konteks pengabdian politik, Ibas mengingatkan pesan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa Partai Demokrat harus menjadi partai yang bersih, cerdas, dan peduli. "Politik adalah tentang pengabdian, tentang membuka jalan untuk membantu rakyat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain, urip iku urup, jadikan manfaat kita menjadi cahaya bagi orang lain," ujarnya.
Menutup sambutannya, Ibas mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus bersatu dan bergerak bersama. "Demokrat selalu bersama rakyat dalam kondisi apapun. Mari kita bersatu, bergerak bersama masyarakat, jangan meninggalkan rakyat. Rakyat adalah kekuatan PD. Jika tulus, rakyat akan percaya; jika konsisten, rakyat akan setia. Bukan hanya terlihat, tapi harus berdampak," pungkasnya.
Apresiasi dari Kader Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan yang juga Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibas yang dinilai tidak pernah surut terhadap masyarakat di daerah pemilihannya. "Terima kasih atas kepedulian Mas Ibas yang tidak pernah surut. Di penghujung bulan Ramadan ini Mas Ibas terus memberikan contoh kepada kita semua untuk terus peduli kepada masyarakat. Kami ingin menyampaikan salam kangen untuk Mas Ibas, semoga tidak lama lagi bisa bertemu langsung dengan kami di dapil," ujarnya.
Kegiatan Sosial dan Tausiah
Kegiatan ini juga meliputi penyerahan santunan kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Acara turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz H. Meky Hasan dari Pondok Pesantren Nurul Hikam, Ponorogo, yang menekankan pentingnya silaturahmi dalam membangun kebersamaan, komunikasi, dan ukhuwah Islamiyah.
"Insya Allah dengan silaturahmi kita dipanjangkan umur, ditambahkan rezeki. Kebersamaan dan kekompakan akan membangun rasa cinta kepada sesama," tutur Ustaz Meky Hasan. Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bekal kehidupan melalui silaturahmi, ilmu, dan amal kebaikan untuk mencapai husnul khatimah.
Penutupan dengan Doa Bersama
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa Indonesia serta keberkahan bagi Ibas dan Partai Demokrat. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar Ibas menjadi pemimpin yang amanah dan teladan bagi masyarakat, serta Partai Demokrat senantiasa diberkahi dalam menjalankan amanahnya demi kemajuan bangsa.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo, serta jajaran kader Partai Demokrat mulai dari Ketua DPC, PAC, hingga ranting, menunjukkan partisipasi luas dalam semangat Ramadan.



