Partai Golkar Berduka atas Wafatnya Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin. Ace berdoa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Kami merasa kehilangan atas wafatnya beliau. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan husnul khatimah," kata Ace kepada wartawan pada Rabu, 25 Februari 2026.
Kontribusi dan Peran dalam Partai Golkar
Ace menekankan bahwa Alex Noerdin memiliki kontribusi signifikan di Partai Golkar. Almarhum pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari fraksi Golkar dan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan.
"Partai Golkar sangat berduka atas wafatnya almarhum Bapak Alex Noerdin. Beliau pernah memimpin provinsi Sumatera Selatan sebagai gubernur dan anggota DPR/MPR RI dari fraksi Partai Golkar," tambahnya.
Kronologi Meninggalnya Alex Noerdin
Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode ini meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Jakarta. Alex Noerdin merupakan terdakwa dalam kasus revitalisasi Pasar Cinde Palembang.
Kabar wafatnya sebelumnya menyebar melalui pesan singkat WhatsApp. Kondisi kesehatannya dilaporkan menurun sejak Jumat, 20 Februari 2026, dan ia dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Palembang.
Karena peralatan medis yang kurang memadai, ia terpaksa dipindahkan ke Rumah Sakit Siloam Jakarta. Sidangnya di Pengadilan Tipikor PN Kelas 1 A Palembang, yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi, harus dibatalkan akibat kabar kritisnya.
Konfirmasi dari Keluarga
Juru bicara keluarga Alex Noerdin, Okta Alfarisi, membenarkan kabar meninggalnya. "Innalilahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia bapak Alex Noerdin pada pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta," kata Okta.
Wafatnya Alex Noerdin meninggalkan duka mendalam bagi Partai Golkar dan masyarakat Sumatera Selatan, mengingat peran dan jasanya selama ini.



