Gerindra Tegur Bupati Purwakarta Soal Lagu 'Lalaki Langit'
Gerindra Tegur Bupati Purwakarta Soal Lagu Kontroversial

Partai Gerindra telah melayangkan teguran kepada kadernya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, terkait lagu kontroversial berjudul 'Lalaki Langit, Lalanang Bejat'. Lagu tersebut menuai kritik karena dianggap melecehkan dan mendegradasi kaum perempuan.

Teguran Informal dari Pimpinan

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengakui bahwa partainya belum memanggil Saepul secara resmi. Namun, ia memastikan pimpinan partai telah mengingatkan yang bersangkutan melalui komunikasi informal.

"Secara formal belumlah, tapi kan saya pikir pimpinan-pimpinan kami kan sering berkomunikasi baik secara informal dengan kader-kadernya, baik di legislatif maupun eksekutif," kata Sugiat saat dihubungi, Kamis (2/7). "Saya pikir secara informal sudah, sudah diingatkan, disampaikan," imbuhnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Klarifikasi Bupati: Lagu Ciptaan Lama

Sugiat menyebut pihaknya telah mendengar klarifikasi dari Saepul terkait lagu tersebut. Menurut Saepul, lagu itu dibuat jauh sebelum ia menjabat sebagai kepala daerah, tepatnya pada tahun 2020.

"Kita sudah mendengar langsung, ya, misalnya klarifikasi yang disampaikan Bupati Purwakarta terkait dengan lagu itu. Lagu itu dibuat jauh sebelum dia jadi bupati ya," katanya.

Saepul membantah anggapan bahwa lagu tersebut sengaja diciptakan untuk menyudutkan atau menyinggung kelompok tertentu, khususnya kaum perempuan. Ia menjelaskan bahwa karya berbentuk puisi dan lagu itu merupakan cerminan pribadi.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," kata Om Zein, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).

Pelajaran untuk Semua

Menurut Sugiat, kasus ini harus menjadi pengingat bagi siapapun bahwa sebuah karya seni harus tetap menjaga norma dan etika, serta tidak melecehkan kelompok masyarakat tertentu.

Berikut lirik lengkap lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat':

Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Cacak mun jadi awewe
Es-Em-Pe Kelas Tilu Tos karuron tujuh kali
Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu meuli kutang
Itu busana leuwih gede batan susu
Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kurng jadi lalaki
Teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
Alatan telat bulan
Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
Sakalina ngiceup hese beunta.

Terjemahan: Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki. Andaikan jadi perempuan, SMP kelas tiga sudah keguguran tujuh kali. Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki, tidak usah membeli bra yang busanya lebih besar daripada payudara. Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki, tidak usah keluyuran mencari apotek karena telat datang bulan. Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki, tidak usah melukis alis dan bulu mata yang sekali berkedip susah melek. Lelaki langit, lelaki bejat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga