Jokowi Tidak Membantah Rencana Bergabung dengan PSI
Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, santer dikabarkan akan segera bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam waktu dekat. Jokowi disebut-sebut akan menduduki posisi Ketua Dewan Pembina di partai yang saat ini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Jokowi tidak membantah kabar tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa ada prosedur yang harus diikuti untuk resmi menjadi anggota partai tersebut.
"Di PSI itu kan ada mekanisme partai yang harus dilalui. Tidak hanya penjaketan aja langsung," ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (19/6/2026).
Hingga saat ini, Jokowi belum secara resmi bergabung dengan PSI. Meski demikian, ia memastikan kesiapannya untuk bekerja keras demi kemenangan partai tersebut.
"Seperti yang saya sampaikan di Kongres, di Rakernas (PSI), saya akan kerja mati-matian untuk PSI," kata dia.
Rencana Blusukan ke Berbagai Daerah
Orang nomor satu di Indonesia periode 2014-2024 itu juga menyinggung rencananya untuk melakukan blusukan ke berbagai daerah di tanah air. Menurutnya, kegiatan tersebut ia lakukan untuk memenuhi undangan dari PSI dan masyarakat.
"Yang paling penting undangan dari masyarakat dan dari PSI akan saya hadiri semua," imbuhnya.
Pernyataan Petinggi PSI
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengungkapkan bahwa Jokowi akan segera secara resmi mengenakan jaket PSI sebagai Ketua Dewan Pembina partai tersebut. Grace mengatakan PSI saat ini tengah mempercepat penyempurnaan struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai persiapan menjelang proses verifikasi partai.
"Jadi PSI secara nasional di semua provinsi DPW, agar melengkapi struktur sampai di tingkat desa dan kelurahan. Tidak hanya di NTT, jadi ini serentak di wilayah lain juga berlangsung karena kita tahun depan kita sudah masuk verifikasi, dan segera merampungkan. Agar Bapak Dewan Pembina bisa segera secara formal memakai jaket PSI dan ikut menyapa masyarakat," kata Grace saat kunjungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (13/6/2026).
Selain Grace, kabar serupa juga disampaikan oleh sejumlah petinggi PSI lainnya, seperti Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka dan Ketua Harian PSI Ahmad Ali.



