Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait laporan yang menyebutkan dirinya melontarkan kata-kata kasar kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah percakapan telepon beberapa waktu lalu. Pengakuan ini disampaikan dalam wawancara podcast Pod Force One yang disiarkan pada Rabu (3/6/2026).
Konfirmasi Laporan Axios
Dalam wawancara tersebut, Trump dikonfirmasi mengenai laporan dari media Axios yang menyebut ia memanggil Netanyahu dengan sebutan "effing crazy" atau "benar-benar gila". Trump juga dituding menuduh pemimpin Israel itu tidak tahu berterima kasih. Ketika ditanya apakah laporan tersebut benar, Trump menjawab singkat, "Saya memang mengatakannya".
Bantahan Kemarahan
Meskipun mengakui perkataan tersebut, Trump membantah bahwa dirinya sedang dalam keadaan marah kepada Netanyahu. Ia menegaskan bahwa pernyataan itu bukan didasari oleh emosi negatif, melainkan sebagai bentuk ekspresi atas situasi yang dihadapinya. Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai konteks percakapan tersebut.
Pernyataan Trump ini menambah daftar kontroversi dalam hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Israel. Sebelumnya, hubungan kedua pemimpin sempat dianggap hangat, namun beberapa insiden menunjukkan adanya ketegangan di antara mereka.



