Jakarta - Sejumlah kamera CCTV di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, disebut mati atau tidak dapat diakses masyarakat saat demo mahasiswa siang tadi. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta memberikan penjelasan soal kejadian tersebut.
Penjelasan Diskominfotik DKI Jakarta
Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa seluruh operasional infrastruktur CCTV milik Pemprov DKI Jakarta di kawasan tersebut berada dalam kondisi prima dan berfungsi sebagaimana mestinya.
"Kami pastikan bahwa operasional CCTV Pemprov DKI Jakarta tetap berjalan normal dan digunakan secara aktif untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat, serta pemantauan wilayah, termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian," kata Marulina, dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Marulina merespons adanya keluhan masyarakat mengenai kendala akses visual yang beredar di medsos. Dia menjelaskan bahwa gangguan tersebut terjadi pada platform digital milik pihak ketiga, bukan pada sistem Pemprov DKI Jakarta.
"Terkait kendala akses pada beberapa tayangan CCTV yang beredar di platform atau situs tertentu, kami menegaskan bahwa platform-platform tersebut bukan merupakan kanal resmi maupun bagian dari sistem CCTV yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta," tegasnya.
Oleh karena itu, Marulina menyebut ketersediaan data, kelancaran arus streaming, maupun gangguan tayangan yang terjadi pada platform tersebut sepenuhnya berada di luar pengelolaan Pemprov DKI Jakarta.
Menurutnya, hal tersebut sama sekali tidak mencerminkan kondisi operasional maupun fungsionalitas CCTV asli milik Pemprov DKI Jakarta yang di lapangan tetap merekam dan memantau situasi dengan optimal.
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa kamera CCTV di sekitar Bundaran HI tidak berfungsi saat berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa. Hal ini memicu kekhawatiran publik mengenai transparansi pengawasan di lokasi strategis tersebut.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada kanal resmi pemerintah. Koordinasi dengan kepolisian terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.



