BMKG Bantah Panik, Sesar Kendeng Berpotensi Picu Gempa M 7
BMKG: Sesar Kendeng Berpotensi Picu Gempa M 7, Jangan Panik

Malang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait viralnya informasi tentang Sesar Kendeng yang disebut berpotensi memicu gempa bumi berkekuatan magnitudo 7. BMKG membenarkan bahwa aktivitas sesar tersebut memang dapat memicu gempa M 7, namun meminta masyarakat untuk tidak panik.

Penjelasan BMKG tentang Sesar Kendeng

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menyatakan bahwa potensi gempa M 7 akibat Sesar Kendeng memang ada. Ia menjelaskan bahwa sesar tersebut termasuk dalam Java Back-arc Thrust. Menurut Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) 2024, sesar ini digabung dengan Sesar Baribisa dan Sesar Semarang.

"Magnitudo tertarget dalam Pusgen 2024 yang dimungkinkan terjadi sebagai skenario terburuk dari tiap segmen sesar aktif di segmen tersebut bervariasi magnitudo enam sampai tujuh," kata Ricko.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Meskipun potensi gempa besar ada, Ricko menekankan agar warga tidak panik. Ia mengingatkan pentingnya mitigasi bencana, yaitu pemahaman tentang apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa bumi.

"Namun kita jangan menjadi panik dengan angka-angka tersebut, tapi marilah kita meningkatkan kapasitas kita dengan mengetahui langkah-langkah apa yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan setelah kejadian gempa bumi," jelasnya.

Ricko menambahkan bahwa gempa bumi belum bisa diprediksi secara tepat kapan, di mana, dan berapa magnitudonya sebelum terjadi.

Wilayah yang Dilalui Sesar Kendeng

Sesar Kendeng membentang sepanjang kurang lebih 300 kilometer di bagian utara Pulau Jawa, mulai dari selatan Semarang, Jawa Tengah, hingga ke wilayah Jawa Timur. Sesar ini terbagi menjadi enam segmen utama yang melewati berbagai wilayah perkotaan dan kabupaten, yaitu:

  • Segmen Demak
  • Segmen Purwodadi
  • Segmen Cepu
  • Segmen Blumbang (melintasi Lamongan)
  • Segmen Surabaya (melintasi jantung Kota Surabaya)
  • Segmen Waru (melintasi Sidoarjo)

Dengan adanya potensi gempa ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga