Wakil Presiden Amerika Serikat, J.D. Vance, mendesak Israel untuk menghormati proses perdamaian yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah. Menurut Vance, proses tersebut tidak hanya memberikan keuntungan bagi Israel, melainkan juga bagi negara-negara lain di wilayah tersebut.
Pernyataan Vance dalam Konferensi Pers
Dalam konferensi pers yang digelar di Washington D.C. pada Kamis, 18 Juni 2026, Vance menegaskan bahwa warga Israel, sebagaimana pihak-pihak lainnya, wajib menghormati proses perdamaian ini. Ia menyebutkan bahwa perdamaian tersebut pada dasarnya menguntungkan Israel dan seluruh kawasan.
“Pada dasarnya, warga Israel, sama seperti semua pihak lainnya, harus menghormati proses perdamaian ini yang pada dasarnya bermanfaat bagi mereka dan bagi seluruh kawasan,” ujar Vance.
Komunikasi Intensif dengan Israel dan Negara Teluk
Vance juga mengungkapkan bahwa pemerintah AS hampir setiap hari melakukan komunikasi tingkat tinggi dengan Israel maupun negara-negara Teluk. Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan situasi di kawasan dan memastikan kelancaran proses perdamaian.
Pernyataan ini muncul di tengah memanasnya hubungan antara AS dan Israel terkait kepatuhan terhadap perjanjian damai yang pernah ditengahi oleh mantan Presiden Donald Trump dengan Iran.



