Trump Kecewa dengan Tawaran Damai Iran, Ragukan Kesepakatan
Trump Kecewa dengan Tawaran Damai Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan ketidakpuasannya terhadap proposal terbaru dari Iran terkait pembicaraan damai. Ia juga meragukan peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Pernyataan Trump

“Saat ini saya tidak puas dengan apa yang mereka tawarkan,” kata Trump dikutip dari The Economic Times, Jumat (1/5/2026). Ia juga mengatakan, AS saat ini menghadapi pilihan sulit dalam menyikapi konflik dengan Iran.

Trump menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Namun, ia tidak memberikan rincian spesifik mengenai langkah apa yang akan diambil.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Internasional

Pernyataan Trump ini menuai beragam reaksi dari komunitas internasional. Beberapa negara mendesak agar kedua pihak tetap berkomitmen pada jalur diplomasi untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.

Sementara itu, Iran belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump. Namun, sebelumnya Teheran menyatakan kesiapannya untuk bernegosiasi dengan syarat tertentu.

Hubungan AS dan Iran telah memanas dalam beberapa bulan terakhir, terutama terkait program nuklir Iran dan kebijakan sanksi ekonomi yang dijatuhkan Washington. Ketegangan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya konflik terbuka di kawasan Timur Tengah.

Para analis menilai bahwa ketidakpuasan Trump terhadap tawaran Iran menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan masih panjang. Mereka memperkirakan bahwa tekanan dari kedua belah pihak akan terus meningkat dalam waktu dekat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga