Trump Buka Opsi Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Sebut 'Gelombang Besar' Akan Datang
Trump Buka Opsi Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran

Trump Buka Opsi Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Sebut 'Gelombang Besar' Akan Datang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya tidak akan mengesampingkan kemungkinan mengirim pasukan darat ke Iran jika situasi mengharuskannya. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan media New York Post yang dilansir oleh Al Arabiya pada Selasa (3/3/2026).

"Saya tidak ragu-ragu untuk mengerahkan pasukan darat - seperti yang dikatakan setiap presiden, 'Tidak akan ada pasukan darat.' Saya tidak mengatakannya," tegas Trump. Dia menambahkan, "Saya mengatakan, 'mungkin tidak membutuhkannya,' atau 'jika memang diperlukan.'"

Trump Sebut 'Gelombang Besar' dalam Konflik dengan Iran Belum Dimulai

Dalam pernyataannya, Trump juga mengungkapkan bahwa "gelombang besar" dalam perang dengan Iran belum diluncurkan. Dia menegaskan bahwa pemerintahannya belum memulai serangan skala penuh terhadap negara tersebut.

"Kita bahkan belum mulai menyerang mereka dengan keras. Gelombang besar bahkan belum terjadi. Gelombang besar akan segera datang," ujar Trump kepada CNN, seraya mengonfirmasi bahwa situasi di Iran masih berkembang.

Kebingungan AS Soal Kepemimpinan Baru Iran Pasca-Kematian Khamenei

Trump juga mengakui bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak tahu-menahu siapa pemimpin tertinggi baru Iran setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei. Pernyataan ini mencerminkan ketidakpastian di tengah gejolak politik di negara tersebut.

"Kita tidak tahu siapa pemimpinnya. Kita tidak tahu siapa yang akan mereka pilih," kata Trump, mengindikasikan bahwa transisi kekuasaan di Iran masih dalam kondisi yang tidak jelas bagi pihak AS.

Langkah Trump ini menandai pergeseran potensial dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat terkait Iran, terutama dalam konteks ketegangan yang telah berlangsung lama antara kedua negara. Pernyataannya juga mengundang perhatian internasional mengenai eskalasi konflik yang mungkin terjadi di kawasan Timur Tengah.