Menlu AS Berterima Kasih atas Bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace
Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Washington DC, Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membahas berbagai isu strategis, termasuk langkah Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump. Pertemuan ini menandai penguatan hubungan diplomatik antara kedua negara di tengah dinamika geopolitik global.
Pertemuan Formal dengan Nuansa Diplomatik Kuat
Melalui unggahan di akun Instagram resmi Marco Rubio pada Jumat, 20 Februari 2026, terlihat Sugiono mengenakan jas biru terang dengan peci hitam, sementara Rubio tampil dengan jas biru gelap dan dasi berwarna biru terang. Kedua menteri berpose bersalaman dengan latar belakang bendera negara masing-masing, menegaskan suasana pertemuan yang formal dan penuh hormat.
Pernyataan pers dari Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa pertemuan ini tidak hanya membahas Board of Peace, tetapi juga menegaskan kontribusi Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Indonesia terhadap kawasan Indo-Pasifik yang aman dan makmur. Kedua pihak sepakat untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan keamanan yang saling menguntungkan, mencerminkan komitmen jangka panjang dalam hubungan bilateral.
Apresiasi AS atas Peran Indonesia dalam Perdamaian Global
Marco Rubio secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada Sugiono atas dukungan Indonesia sebagai anggota pendiri Board of Peace. Apresiasi ini menunjukkan pengakuan internasional terhadap peran aktif Indonesia dalam upaya perdamaian dunia. Selain itu, Rubio juga mengapresiasi komitmen Indonesia terhadap rekonstruksi pasca-konflik di Gaza, yang menjadi fokus penting dalam agenda kemanusiaan global.
Pembahasan mengenai Gaza dalam pertemuan ini menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya berperan dalam diplomasi formal, tetapi juga dalam aksi nyata untuk mendukung pemulihan di wilayah konflik. Hal ini sejalan dengan tradisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan selalu mendukung penyelesaian damai berbagai krisis internasional.
Implikasi Strategis bagi Hubungan AS-Indonesia
Bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace merupakan langkah strategis yang dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung global. Inisiatif ini diharapkan dapat:
- Meningkatkan peran Indonesia dalam diplomasi perdamaian internasional.
- Memperdalam kerja sama dengan AS di bidang keamanan dan ekonomi.
- Memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Pertemuan antara Sugiono dan Rubio ini menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan hubungan bilateral yang telah terjalin puluhan tahun. Dengan dukungan terhadap Board of Peace, Indonesia semakin menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis AS dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih damai dan sejahtera.