Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang didampingi putranya, Ragowo Hediprasetyo alias Didit, tiba di Istana Elysee Paris pada Kamis (28/5). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Brigitte Macron. Begitu Prabowo turun dari mobil Mercedes putih, Macron langsung memberikan pelukan hangat. Keduanya tampak sangat akrab dan berjalan bersama menuju gerbang masuk istana.
Peningkatan Kemitraan Strategis
Sebelum memasuki istana untuk pertemuan bilateral, Prabowo dan Macron bersama para pendampingnya berfoto dan menghadap ke arah media. Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada tahun lalu. Kunjungan ini menandai babak penting dalam penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis, yang terus berkembang melalui intensitas hubungan dan kedekatan kedua presiden. Pertemuan sebelumnya telah berlangsung pada 14 Juli 2025, 23 Januari 2026, dan 14 April 2026.
Menuju Comprehensive Strategic Partnership
Dalam kunjungan ini, kedua presiden akan mengumumkan keinginan bersama untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership. Hal ini mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global. Peningkatan kemitraan tidak hanya memperkuat diplomasi ketahanan kedua negara, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk berkontribusi bagi perdamaian serta tatanan dunia berbasis aturan.
Sambutan di Les Invalides
Presiden Prabowo Subianto tiba di kompleks Les Invalides di Paris pada Kamis (28/5) dengan mobil Mercedes Benz putih. Kedatangannya disambut oleh Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu tepat pukul 15.30 waktu setempat. Keduanya kemudian menjalani parade upacara militer kenegaraan, diawali dengan mengumandangkan lagu kebangsaan masing-masing negara. Lagu Indonesia Raya berkumandang di area halaman kehormatan militer tersebut.
Selanjutnya, Prabowo mengajak Perdana Menteri Prancis untuk berkenalan dengan delegasi yang membersamainya, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya dan Menteri Investasi/Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani. Prabowo kemudian diajak meninjau pasukan militer Prancis menggunakan mobil alutsista. Dengan gagah mengenakan kacamata hitam dan jas abu-abu, Prabowo memberikan salam hormat kepada para prajurit militer Prancis.
Hubungan Bilateral yang Semakin Erat
Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Kedua negara memiliki sikap yang sama dalam beberapa hal dan saat ini hubungan bilateral sangat baik. Dengan peningkatan kemitraan menjadi Comprehensive Strategic Partnership, diharapkan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, energi, dan pertahanan akan semakin erat.



