Iran secara resmi memulai prosesi pemakaman umum untuk mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang akan berlangsung selama enam hari. Demikian laporan televisi pemerintah Iran pada Sabtu (4/7/2026) pagi, dengan prosesi yang akan berlanjut di Irak sebelum pemakamannya.
Ribuan Pelayat Berkumpul di Teheran
Dilansir kantor berita AFP, ribuan pelayat yang membawa spanduk merah, simbol yang terkait dengan seruan balas dendam, berkumpul di halaman Grand Mosalla di Teheran, ibu kota Iran, menjelang kedatangan peti mati Khamenei. Mereka meneriakkan 'matilah Amerika' dan 'balas dendam, balas dendam', menurut laporan jurnalis AFP di lokasi tersebut.
Prosesi Berlanjut ke Irak
Prosesi pemakaman tidak hanya berlangsung di Iran, tetapi juga akan berlanjut ke Irak sebelum pemakaman akhir. Hal ini menunjukkan pengaruh besar Khamenei di kawasan tersebut.
Sejumlah pejabat tinggi asing dijadwalkan hadir, termasuk petinggi Rusia yang menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan menang atas Amerika Serikat. Pernyataan tersebut menambah ketegangan di tengah suasana duka.



