UPI Tegaskan TKA Tetap Jadi Validator Nilai Rapor untuk SNBP 2026
UPI: TKA Tetap Validator Nilai Rapor SNBP 2026

UPI Tegaskan TKA Tetap Jadi Validator Nilai Rapor untuk SNBP 2026

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung memberikan penegasan resmi mengenai posisi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Divisi Rekrutmen Mahasiswa Baru UPI, Prof. Dr. rer.nat Ahmad Mudzakir, M.Si., yang menyoroti isu ini sebagai salah satu pertanyaan paling banyak dari masyarakat.

TKA Sebagai Validator Utama

Prof. Mudzakir menjelaskan bahwa nilai TKA akan tetap dijadikan sebagai salah satu validator nilai rapor bagi para pendaftar SNBP 2026. "Jadi tetap kita akan gunakan TKA sebagai salah satu validator nilai rapor," tegasnya, seperti dikutip dari laman resmi UPI pada Senin, 16 Februari 2026. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya UPI untuk menambahkan nilai TKA peserta sebagai validator dalam seleksi berbasis prestasi tersebut.

Penegasan ini muncul sebagai respons terhadap berbagai pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat mengenai peran TKA dalam proses seleksi. UPI menekankan bahwa penggunaan TKA bertujuan untuk memastikan keakuratan dan keabsahan nilai rapor yang diajukan oleh calon mahasiswa, sehingga seleksi dapat berjalan lebih transparan dan adil.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Implikasi bagi Calon Mahasiswa

Dengan keputusan ini, calon mahasiswa yang berminat mendaftar melalui SNBP 2026 di UPI perlu mempersiapkan diri dengan baik, tidak hanya pada prestasi akademik di sekolah yang tercermin dalam rapor, tetapi juga pada kemampuan akademik yang diukur melalui TKA. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas seleksi dan menghasilkan mahasiswa yang kompeten.

UPI sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia terus berkomitmen untuk menyelenggarakan proses rekrutmen yang berkualitas dan sesuai dengan standar nasional. Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga