Video Viral Guru Diduga HIV Jajakan Seks di Tangsel, Pemkot Depok Telusuri Jejak di Sekolah
Guru Diduga HIV Jajakan Seks, Pemkot Depok Telusuri Jejak

Video Viral Guru Diduga HIV Jajakan Seks di Tangsel, Pemkot Depok Telusuri Jejak di Sekolah

Sebuah video viral di media sosial mengungkap aksi oknum guru berinisial IK yang ditangkap warga usai diduga menjajakan layanan seks menyimpang di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Dalam video tersebut, warga Tangsel geram dengan perilaku IK yang menyasar anak-anak dalam aktivitasnya. Saat diamankan, warga memeriksa tas yang dibawa IK dan menemukan obat yang kerap dikonsumsi penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV), memicu kekhawatiran serius.

Respons Cepat Pemkot Depok

Wali Kota Depok, Supian Suri, segera buka suara menanggapi kasus ini. Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk melakukan pengecekan mendalam ke sekolah tempat IK mengajar. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada korban, khususnya anak sekolah, dari perbuatan guru tersebut. "Kita pastikan juga kepada keluarga, karena kita khawatir dengan cerita yang disampaikan khawatir terhadap penyakit yang ditularkan," ujar Supian pada Senin, 30 Maret 2026.

Pemkot Depok juga berkoordinasi dengan Kementerian Agama, mengingat sekolah tempat IK bertugas adalah Madrasah Tsanawiyah (Mts) yang berada di bawah naungan kementerian tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menegaskan prioritas utama adalah menyelamatkan anak-anak dari kemungkinan terpapar. "Intinya adalah bahwa prioritas kita adalah menyelamatkan anak-anak dari kemungkinan terpapar," kata Wahid.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Mitigasi dan Pencegahan

Dinas Pendidikan Kota Depok dan Kemenag Kota Depok kini fokus pada pencegahan paparan, baik terhadap korban maupun siswa. Tim Dinkes dan DP3AP2KB dijadwalkan berkoordinasi dengan Kemenag dan pihak sekolah untuk mitigasi lebih lanjut. "Harapannya mudah-mudahan tidak ada (terpapar maupun korban siswa), Tim Dinkes dan DP3AP2KB hari ini akan berkoordinasi dengan Kemenag dan pihak sekolah untuk nanti mitigasi selanjutnya," tambah Wahid.

Pemerintah Kota Depok bergerak cepat dalam penanganan pencegahan paparan HIV yang dialami guru IK. Mereka bertekad mencegah penularan kepada siswa atau korban lainnya. Wahid mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Kemenag Kota Depok, guru IK telah diberhentikan dari sekolah sejak 27 Maret 2026. "Informasi dari pihak sekolah sudah diberhentikan," ungkapnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tenaga pendidik dan upaya proteksi anak di lingkungan sekolah. Pemkot Depok terus memantau perkembangan untuk memastikan keamanan dan kesehatan siswa terjamin.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga