Menko PMK Pratikno Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas di Tengah Krisis Global
Pratikno: Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas di Krisis Global

Menko PMK Pratikno Tegaskan Pentingnya Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Krisis Global

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menekankan bahwa proses belajar mengajar harus tetap berjalan optimal meskipun menghadapi situasi krisis global saat ini. Ia memastikan bahwa sekolah harus terus melaksanakan kegiatan tatap muka seperti biasa, tanpa gangguan yang signifikan.

Arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Transformasi Nasional

Pratikno mengulang kembali arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026. Menurutnya, Presiden Prabowo berpesan bahwa krisis global justru harus dijadikan sebagai momentum untuk mendorong percepatan agenda transformasi nasional. "Krisis ini bukan alasan untuk mundur, tetapi peluang untuk maju dalam membangun kualitas sumber daya manusia," ujar Pratikno.

Ia menjelaskan bahwa selain fokus pada swasembada pangan dan energi, perhatian besar juga diarahkan pada peningkatan kualitas SDM Indonesia, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan. Dalam bidang pendidikan, Pratikno menyatakan pentingnya menjamin proses pembelajaran siswa berjalan normal untuk menghindari learning loss.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penolakan terhadap Pembelajaran Daring sebagai Urgensi

Pratikno mengaku bahwa sebelumnya sempat ada diskusi mengenai kemungkinan penerapan metode hybrid yang menggabungkan pembelajaran luring dan daring. Namun, setelah pertimbangan matang, pembicaraan lintas kementerian menyimpulkan bahwa pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi pada saat ini. "Kami prioritaskan kualitas pendidikan, sehingga tatap muka tetap diutamakan," tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa layanan medis esensial harus tetap beroperasi secara normal, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor publik. Pernyataan ini disampaikan melalui keterangan resmi di website Kemenko PMK, yang dilihat pada Selasa, 24 Maret 2026.

Akselerasi Transformasi Pendidikan dan Pemerintahan

Sebagai bagian dari transformasi pemerintahan, Pratikno menginstruksikan percepatan dalam beberapa hal, termasuk:

  • Transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
  • Peningkatan kinerja birokrasi
  • Peningkatan pelayanan kepada masyarakat
  • Efisiensi di segala bidang

Ia juga menekankan pentingnya memangkas perjalanan dinas yang non-esensial, mengoptimalkan pertemuan dan rapat secara daring, serta menerapkan Flexible Working Arrangement (FWA) secara terukur. "Ini semua bagian dari upaya menciptakan kerja yang lebih efektif dan efisien," tambah Pratikno.

Dengan prioritas pada revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum, baik di bawah Kemendikdasmen, Kemenag, maupun Kemendiktisainstek. "Pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan berkeadilan harus diperkuat dengan cara yang cerdas," pungkas Pratikno.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga