Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sebanyak 325 siswa Global Sevilla School di Jakarta dan Tangerang mengikuti kegiatan unik: meninggalkan gawai sejenak untuk mengasah life skill. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan hidup dan karakter siswa di luar akademik.
Fokus pada Pengembangan Karakter
Kegiatan yang berlangsung pada 2 Mei 2026 ini melibatkan siswa dari tingkat TK hingga SMA. Mereka berpartisipasi dalam berbagai aktivitas seperti memasak, berkebun, kerajinan tangan, dan simulasi kewirausahaan. Tujuan utamanya adalah membekali siswa dengan keterampilan praktis yang jarang didapatkan di dalam kelas.
Meninggalkan Gawai, Mengasah Kreativitas
Selama kegiatan, siswa tidak diperbolehkan menggunakan gawai. Mereka diajak untuk berinteraksi langsung, bekerja sama dalam tim, dan menyelesaikan masalah secara kreatif. Kepala Sekolah Global Sevilla, Rina Wijaya, mengatakan bahwa program ini merupakan respons terhadap kekhawatiran akan ketergantungan anak pada gadget.
“Kami ingin siswa sadar bahwa kehidupan nyata jauh lebih menarik daripada layar. Mereka perlu belajar keterampilan sosial, empati, dan kemandirian,” ujar Rina.
Antusiasme Siswa dan Orang Tua
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka belajar membuat kue, menanam sayuran, dan membuat kerajinan dari barang bekas. Orang tua juga mendukung penuh program ini. Salah satu orang tua, Dewi Sartika, mengaku senang melihat anaknya lebih aktif dan percaya diri.
“Anak saya jadi lebih suka membantu di rumah setelah ikut kegiatan ini. Dia juga lebih jarang main HP,” kata Dewi.
Harapan untuk Pendidikan Indonesia
Global Sevilla berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk lebih memperhatikan pengembangan life skill. Rina menambahkan, “Pendidikan bukan hanya tentang nilai, tapi juga tentang karakter dan keterampilan hidup. Hardiknas tahun ini kami isi dengan hal yang bermakna.”
Dengan program ini, Global Sevilla School berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan kehidupan nyata.



