Mensos Gus Ipul Pimpin Pertemuan Virtual dengan Kepala Sekolah Rakyat Pasca-Lebaran
Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menggelar pertemuan melalui zoom meeting dengan seluruh Kepala Sekolah Rakyat. Acara ini digelar dalam momentum halalbihalal sekaligus memberikan pengarahan strategis usai libur Idulfitri.
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bagi yang merayakan. "Alhamdulillah kita bisa melewati masa Ramadan ini dengan khusyuk, ketenangan, dan suasana kondusif, sehingga pelaksanaannya secara nasional berjalan baik. Meski ada perbedaan Hari Raya, itu kita pahami sebagai bagian dari rahmat Allah SWT," ucapnya.
Pentingnya Perencanaan Penerimaan Siswa Baru dan Evaluasi Menyeluruh
Gus Ipul mengajak semua pihak untuk menjaga semangat Ramadan dan Idulfitri dalam bekerja, dengan lebih peduli kepada mereka yang membutuhkan bantuan. Selain itu, ia meminta seluruh Kepala Sekolah Rakyat untuk menyusun perencanaan tertulis terkait penerimaan siswa baru ke depan, terutama pada 63 titik yang telah beroperasi sejak Juli 2025.
"Tiga bulan lagi, tolong dipersiapkan dengan baik untuk penerimaan siswa baru," tegas Gus Ipul. Ia juga mengimbau agar dilakukan evaluasi komprehensif terhadap pembelajaran yang telah berjalan, mencakup bidang kesehatan, akademik, fisik, mental, serta sumber daya manusia seperti tenaga kependidikan, guru, dan keamanan.
"Semuanya lakukan evaluasi. Laporkan kepada kami, biar kami bisa menganalisis dan memberikan solusi. Kekurangannya apa saja dan keunggulannya apa saja," ujarnya.
Dukungan untuk Siswa Berkebutuhan Khusus dan Penguatan Prestasi STEM
Gus Ipul berpesan agar siswa yang memerlukan perhatian khusus atau rehabilitasi dapat ditangani di sentra milik Kementerian Sosial. "Kita ingin anak-anak yang tidak sanggup diikutkan dalam proses belajar-mengajar karena satu dan lain hal, bisa kita lakukan rehabilitasi di Sentra-Sentra terdekat. Jadi tidak perlu khawatir, laporkan, kita carikan solusi. Ingat, latar belakang mereka beda-beda, dan tidak semua linier," jelasnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul menekankan pentingnya memperkuat prestasi di bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM). "Dibutuhkan upaya khusus dari Kepala Sekolah, agar prestasi-prestasi di bidang akademik ke depan semakin menonjol," katanya. Meski demikian, prestasi di bidang seni, budaya, olahraga, dan bahasa yang telah ditorehkan siswa Sekolah Rakyat harus tetap dipertahankan.
Ia juga berharap setiap Sekolah Rakyat memiliki ekstrakurikuler andalan yang dapat ditampilkan saat kunjungan tamu. Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum, melainkan melakukan penjangkauan berdasarkan data DTSEN yang kemudian ditetapkan oleh Dinas Sosial dan Kepala Daerah.
Laporan Kepulangan Siswa dan Antusiasme Masyarakat
Dalam pertemuan tersebut, dilaporkan bahwa seluruh siswa Sekolah Rakyat telah kembali ke sekolah pasca-libur Lebaran. Heri Susanto, Kepala SRMP 15 Mojokerto, menyampaikan testimoni dari orangtua siswa yang sangat senang dengan fasilitas pendidikan yang diberikan. Hal ini menimbulkan antusiasme warga sekitar yang ingin mendaftarkan anaknya ke Sekolah Rakyat.
"Jadi banyak yang bertanya, bagaimana caranya masuk Sekolah Rakyat, semua jadi pada ingin," kata Heri. Pertemuan ini menegaskan komitmen Kemensos dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan dukungan sosial bagi siswa kurang mampu.



