Gus Ipul Ungkap Sekolah Rakyat sebagai Gagasan Asli Presiden Prabowo
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa inisiatif sekolah rakyat berasal dari gagasan asli Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin atau kondisi ekstrem, dengan pendekatan inklusif yang tidak mensyaratkan tes akademik bagi calon siswa.
Dalam acara Inspirasi Bulan Suci yang diselenggarakan oleh detikcom, Gus Ipul menyatakan, "Sebenarnya ini asli Bapak Presiden ya. Jadi ini asli Bapak Presiden, gagasan beliau, yang awalnya saya belum bisa memahami sepenuhnya." Ia menjelaskan bahwa sekolah rakyat awalnya dibayangkan sebagai sekolah unggulan bagi keluarga kurang mampu, dengan fokus pada fasilitas dan infrastruktur pendukung yang memadai.
Tidak Ada Seleksi Akademik, Semua Anak Miskin Boleh Masuk
Gus Ipul menekankan bahwa sekolah rakyat terbuka bagi semua anak dari latar belakang ekonomi lemah, tanpa diskriminasi berdasarkan kemampuan akademik. "Tetapi untuk siswanya ya siapapun boleh masuk tanpa ada tes akademik. Jadi tidak ada seleksi tes akademik, tidak didiskriminasi gara-gara kapasitas akademik," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kriteria utama adalah status ekonomi keluarga, bahkan usia siswa bisa fleksibel dan tidak selalu sesuai standar umum, seperti contoh anak berusia 9 tahun yang masuk kelas 1. "Ya seperti itulah, tapi ya ini ada di sekitar kita," kata Gus Ipul, menyoroti keberadaan program ini di berbagai daerah.
Target Prabowo: Satu Sekolah Rakyat Permanen di Setiap Kabupaten/Kota
Gus Ipul mengungkap target ambisius dari Presiden Prabowo, yaitu mendirikan satu sekolah rakyat permanen di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Menurutnya, target ini diharapkan dapat menjangkau sekitar 500.000 siswa secara konsisten setiap tahunnya.
"Dengan penjangkauan yang terukur setiap tahunnya yang pada akhirnya nanti targetnya Bapak Presiden itu adalah satu sekolah rakyat permanen di setiap Kabupaten/Kota," jelas Gus Ipul. Ia menilai program ini tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang menyadarkan berbagai pemangku kepentingan akan pentingnya membantu kelompok tertinggal.
Gus Ipul Apresiasi Inovasi Prabowo dalam Pendidikan
Gus Ipul mengapresiasi langkah Prabowo yang menggunakan pengaruhnya sebagai presiden untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan masyarakat kurang mampu. "Ini hebatnya Pak Presiden, saya ulang sekali lagi, ya sebagai Presiden Beliau menggunakan pengaruhnya untuk menyadarkan publik, bahwa ada yang tertinggal," tuturnya.
Ia menekankan bahwa sekolah rakyat merupakan inovasi yang memperkuat amanat Undang-Undang Dasar, khususnya pasal tentang pemeliharaan fakir miskin dan anak terlantar oleh negara. "Masalahnya bagaimana Kita memelihara mereka, Pak Presiden menguatkan yang sudah ada, tetapi beliau berinovasi dengan menghadirkan sekolah rakyat," kata Gus Ipul.
Ajakan di Bulan Ramadan untuk Kawal Masa Depan Anak
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Gus Ipul mengajak semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk terus menjaga dan membimbing siswa sekolah rakyat. Ia berharap program ini dapat memastikan masa depan yang cerah bagi anak-anak tersebut.
"Ini tidak hanya perintah Undang-undang Dasar, tapi ini perintah agama, bagaimana kita bisa melindungi anak-anak kita," ujar Gus Ipul. "Jadi maka saya sekarang benar-benar mari kita jaga titipan Tuhan, ini kita Bimbing, kita kawal, menjadi suatu yang apa bisa memastikan masa depan mereka cerah."
Acara Inspirasi Bulan Suci hadir sebagai bagian dari penyambutan Ramadan, dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional untuk berbagi ilmu dan gagasan solutif bagi pembangunan bangsa.
