33 PAUD di Depok Gratis Tahun Ini, Program Sekolah Swasta Gratis
33 PAUD di Depok Gratis Tahun Ini, Program Sekolah Swasta Gratis

Pemerintah Kota Depok melalui Wali Kota Supian Suri mengumumkan akan membebaskan biaya pendidikan bagi 33 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang digalakkan oleh pemerintah kota.

Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG)

Dalam keterangannya di Balaikota Depok pada Kamis (23/4/2026), Supian Suri menyatakan bahwa sebanyak 33 PAUD akan menerima pembiayaan penuh dari pemerintah. "Insyaallah akan ada 33 PAUD di Kota Depok yang dibiayai oleh pemerintah," ujarnya.

Program ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung masa depan anak-anak. Menurut Supian, pendidikan menjadi modal utama bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. "Pemerintah ingin hadir menjadi bagian dari semangat, biar anak Depok pada pintar, anak Depok bisa pada mandiri," ungkapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Sebelumnya dan Cakupan Program

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok telah menjalankan program serupa untuk 49 sekolah swasta gratis pada tahun lalu. Program RSSG tidak hanya menyasar PAUD, tetapi juga mencakup SMP swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). "Kita menggratiskan anak kita yang sekolah di swasta kurang lebih 5.000 orang untuk kelas VII," jelas Supian.

Dengan demikian, total penerima manfaat program ini diperkirakan mencapai ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa

Tidak hanya fokus pada pendidikan reguler, Pemerintah Kota Depok juga akan membangun Rumah Kreatif Anak Istimewa. Fasilitas ini ditujukan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. "Kita ingin masa depan yang menjadi harapan buat anak kita bukan hanya menjadi dambaan seluruh anak kita, termasuk juga adalah anak kita yang Allah takdirkan punya keistimewaan, dengan orang tua yang punya ujian merawat anak Istimewa," ungkap Supian.

Rumah Kreatif Anak Istimewa diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak istimewa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas mereka. Pemerintah ingin memberikan ruang pendidikan yang inklusif bagi semua anak. "Kita lihat bakatnya, kemampuannya, mudah-mudahan dengan bakat yang mereka miliki dapat menjadi penyemangat menatap masa depannya," kata Supian.

Dampak dan Harapan

Program RSSG dan pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh warga, termasuk kelompok rentan. Dengan menggratiskan biaya pendidikan, diharapkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pendidikan yang merata dan berkualitas menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang cerdas, mandiri, dan siap bersaing di era global.

Masyarakat Depok menyambut baik program ini. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya kebijakan sekolah gratis. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota dan pemerintah. Ini sangat meringankan beban kami," ujar salah seorang warga.

Ke depannya, Pemerintah Kota Depok berencana untuk terus memperluas program RSSG ke jenjang pendidikan lainnya. Dengan demikian, seluruh anak di Depok dapat menikmati pendidikan gratis tanpa terkecuali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga