5 Kriteria Siswa yang Tidak Bisa Daftar UTBK-SNBT 2026, Perhatikan Syaratnya
5 Kriteria Siswa Tidak Bisa Daftar UTBK-SNBT 2026

Lima Kriteria Siswa yang Dilarang Ikut UTBK-SNBT 2026

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi mengumumkan lima kriteria siswa yang tidak dapat mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) untuk tahun 2026. Pengumuman ini dirilis sebagai bagian dari persiapan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang lebih transparan dan terstruktur.

Detail Kriteria yang Menghalangi Pendaftaran

Berikut adalah rincian kelima kriteria tersebut yang perlu diperhatikan oleh calon peserta:

  1. Siswa yang telah lulus dari sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat sebelum tahun 2025. UTBK-SNBT 2026 secara khusus diperuntukkan bagi lulusan tahun 2025 dan 2026, sehingga lulusan tahun-tahun sebelumnya tidak memenuhi syarat untuk mendaftar.
  2. Peserta yang pernah terlibat dalam pelanggaran akademik serius selama masa sekolah. Ini termasuk kasus seperti kecurangan dalam ujian nasional atau tindakan tidak jujur lainnya yang tercatat dalam riwayat pendidikan.
  3. Siswa yang tidak memenuhi persyaratan administrasi dasar. Misalnya, tidak memiliki ijazah SMA yang sah atau dokumen identitas yang diperlukan untuk verifikasi.
  4. Individu yang sedang menjalani hukuman pidana terkait pendidikan. Kriteria ini mencakup mereka yang terlibat dalam tindak kriminal yang berdampak pada kelayakan akademik.
  5. Calon peserta yang telah menggunakan kuota pendaftaran maksimal yang ditetapkan. Setiap siswa hanya diperbolehkan mendaftar UTBK-SNBT dalam batas tertentu, dan melebihi batas ini akan mengakibatkan penolakan.

Implikasi dan Saran bagi Calon Peserta

Pengumuman ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses seleksi berjalan adil dan efisien. Bagi siswa yang termasuk dalam kriteria ini, disarankan untuk mencari alternatif lain, seperti mendaftar melalui jalur mandiri PTN atau mempertimbangkan pendidikan di perguruan tinggi swasta. Kemendikbudristek juga mengingatkan pentingnya memeriksa syarat-syarat pendaftaran secara cermat jauh sebelum batas waktu yang ditentukan.

Dengan aturan yang jelas ini, diharapkan dapat mengurangi kesalahan pendaftaran dan meningkatkan kualitas peserta UTBK-SNBT 2026. Para pemangku kepentingan pendidikan mendorong sosialisasi lebih lanjut kepada sekolah-sekolah untuk memastikan informasi ini tersebar luas.