Sekolah Strada Teluknaga memiliki pendekatan unik dalam dunia pendidikan. Mereka tidak hanya fokus pada nilai rapor dan piala kejuaraan. Lebih dari itu, sekolah ini menanamkan pendidikan karakter melalui budaya positif yang diterapkan sehari-hari.
Pendidikan Karakter sebagai Prioritas
Kepala Sekolah Strada Teluknaga, Antonius Suharto, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama. "Kami ingin siswa tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, bukan hanya pintar secara akademis," ujarnya. Budaya positif seperti saling menghormati, disiplin, dan gotong royong menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah.
Program Unggulan
Beberapa program unggulan mendukung visi ini. Pertama, program "Sapa Pagi" di mana guru menyambut siswa dengan senyum dan salam. Kedua, kegiatan "Jumat Berbagi" yang mengajarkan kepedulian sosial. Ketiga, kelas refleksi mingguan untuk mengevaluasi sikap dan perilaku.
Selain itu, sistem penilaian tidak hanya berdasarkan ujian. Sikap dan partisipasi dalam kegiatan sosial juga mendapat bobot. "Kami ingin siswa merasa dihargai atas usaha mereka, bukan hanya hasil akhir," tambah Antonius.
Dampak Positif bagi Siswa
Pendekatan ini membuahkan hasil. Siswa lebih percaya diri dan memiliki empati tinggi. Prestasi akademis pun tetap baik karena suasana belajar yang kondusif. Orang tua juga mendukung penuh. "Anak saya jadi lebih mandiri dan bertanggung jawab," kata Maria, salah satu orang tua siswa.
Sekolah Strada Teluknaga membuktikan bahwa pendidikan karakter dan budaya positif mampu menciptakan generasi unggul tanpa harus mengorbankan prestasi. Mereka adalah contoh nyata bahwa sekolah bisa lebih dari sekadar nilai dan piala.



