Pemerintah Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan lewat program beasiswa yang menyasar ribuan siswa hingga tenaga pendidik sebagai bagian dari visi "Serang Bahagia" dalam satu tahun masa pemerintahannya.
Beasiswa untuk Siswa SD dan SMP
Program beasiswa diberikan secara terstruktur pada berbagai jenjang pendidikan. Untuk tingkat sekolah dasar, sebanyak 1.866 siswa menerima bantuan masing-masing sebesar Rp750 ribu dengan total anggaran mencapai Rp1,399 miliar. Sementara pada jenjang sekolah menengah pertama, sebanyak 1.228 siswa memperoleh bantuan Rp1 juta per orang dengan total pagu anggaran Rp1,228 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kabupaten Serang.
Perhatian terhadap Tenaga Pendidik
Tidak hanya menyasar peserta didik, Pemerintah Kabupaten Serang juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satunya melalui program beasiswa magister lanjutan di Universitas Pendidikan Indonesia yang diberikan kepada 24 guru dengan nominal Rp11,45 juta per orang atau total Rp274,9 juta. Selain itu, program beasiswa bagi guru PAUD turut diperkuat. Sebanyak 80 penerima baru memperoleh bantuan Rp2,5 juta per orang untuk satu semester dengan total anggaran Rp200 juta, serta 149 penerima lanjutan memperoleh Rp5 juta untuk dua semester per orang dengan total pagu Rp945 juta.
Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi mengatakan, program ini lahir dari kesadaran bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun masa depan daerah. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas. "Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Ini adalah bagian dari visi Serang Bahagia, di mana pendidikan menjadi fondasi utama kemajuan daerah," ujarnya dalam keterangan resmi.
Menurut Aber, beasiswa tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik. "Kami ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Di sisi lain, guru juga harus terus berkembang agar mampu mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing," katanya. Ia menambahkan, program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang bagi Kabupaten Serang. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan, diharapkan akan lahir generasi muda yang mampu mendorong kemajuan daerah di berbagai sektor. "Harapan kami, program ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. Begitu juga dengan para guru, kami ingin mereka semakin profesional dan menjadi inspirasi bagi peserta didik," tuturnya.
Tanggapan Penerima Beasiswa
Arif, salah seorang guru penerima beasiswa, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ia menilai, program ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya bantuan finansial, tapi juga bentuk perhatian dan motivasi agar kami terus meningkatkan kualitas diri," ujarnya. Arif berharap program beasiswa ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima di masa mendatang. Menurutnya, dukungan terhadap guru dan siswa akan memberikan dampak besar terhadap kualitas pendidikan secara keseluruhan. "Semoga ke depan semakin banyak yang merasakan manfaatnya. Kami sebagai guru juga terpacu untuk memberikan yang terbaik bagi siswa, karena kami merasa didukung dan diperhatikan," katanya.
Langkah Konkret Pemkab Serang
Program beasiswa ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Serang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, visi Serang Bahagia di sektor pendidikan diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. Sementara itu pada 2025 lalu Pemkab Serang juga telah melakukan revitalisasi Sekolah Dasar sebanyak 17 satuan pendidikan dan pada tahun ini diusulkan 153 satuan pendidikan. Untuk tingkat SMP pada tahun 2025 sebanyak 11 satuan pendidikan dan pada tahun 2026 diusulkan 45 satuan pendidikan. Untuk menindaklanjuti Perda Diniyah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah melakukan kegiatan Pelatihan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal yang melibatkan sejumlah pihak dengan melakukan pelatihan BTQ untuk 212 orang, dihadiri Kepala Dinas, Kepala Kemenag Kabupaten Serang, ketua FKDT dan pengawas PAI Kemenag.



