Widuri Puteri Kesulitan Kuasai Bahasa Sunda untuk Film Aku Sebelum Aku
Widuri Puteri Kesulitan Kuasai Bahasa Sunda untuk Film

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris peran Widuri Puteri mengungkapkan kesulitannya saat harus berdialog dalam Bahasa Sunda di film Aku Sebelum Aku. Meskipun telah menjalani sesi reading dan dibantu oleh seorang acting coach, putri dari pasangan Dwi Sasono dan Widi Mulia itu mengaku belum mampu mencapai dialek Sunda yang diharapkan oleh sutradara Gina S. Noer.

Belajar Bahasa Sunda dari Nol

Widuri, yang memiliki latar belakang Sunda-Jawa, mengakui bahwa dirinya tidak fasih berbahasa Sunda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam memerankan karakternya di film tersebut. "Aku kan orang Sunda-Jawa tapi enggak bisa bahasa Sunda. Dan itu sih, aku jadi lebih ya belajar banyak," ujar Widuri saat ditemui di Senayan City, Jakarta, pada Sabtu (11/7/2026).

Proses belajar tidak hanya dilakukan di tempat reading, tetapi juga berlanjut di rumah. Widuri berusaha melatih kemampuan Bahasa Sundanya secara mandiri agar dapat memenuhi ekspektasi sutradara. Ia menyadari bahwa penguasaan dialek yang tepat sangat penting untuk mendukung penampilannya di film.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Lingkungan dan Sutradara

Selain usaha pribadi, Widuri juga mendapatkan dukungan dari keluarga dan tim produksi. Sutradara Gina S. Noer memberikan arahan khusus untuk membantu Widuri menangkap nuansa Bahasa Sunda yang diinginkan. Meskipun menghadapi kesulitan, Widuri tetap optimis dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam film yang dibintanginya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga