140 Tahun Lalu, Hari Pertama Praktik Freud Sepi Pasien
140 Tahun Lalu, Hari Pertama Praktik Freud Sepi

KOMPAS.com - Sigmund Freud, yang kini dikenal sebagai bapak psikoanalisis, memulai kariernya sebagai ahli neurologi dengan membuka praktik di Wina, Austria, tepat 140 tahun yang lalu pada 25 April 1886. Di depan kantornya di Rathausstrasse No. 7, ia memasang papan iklan bertuliskan: "Dr. Sigmund Freud, dosen penyakit saraf di universitas, telah kembali dari studinya di Paris dan Berlin, dan melayani jam konsultasi dari pukul 1 hingga 2.30." Namun, menurut Britannica, hari pertama praktik itu tidak berjalan mulus. Tidak ada satu pun pasien yang datang untuk berkonsultasi.

Awal Karier Freud

Freud memulai praktik pribadinya setelah menyelesaikan studi di Paris dan Berlin. Meskipun hari pertama sepi, ia kemudian menjadi tokoh terkemuka dalam psikologi dan psikoanalisis. Teori-teorinya tentang alam bawah sadar, mekanisme pertahanan, dan perkembangan psikoseksual telah memengaruhi banyak bidang.

Pengaruh Freud dalam Psikologi Modern

Meski awal praktiknya sepi, Freud kemudian mengembangkan psikoanalisis, sebuah metode untuk menangani gangguan mental melalui dialog antara pasien dan psikoanalis. Karyanya seperti "The Interpretation of Dreams" (1900) menjadi landasan bagi psikologi modern.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Freud lahir pada 6 Mei 1856 di Freiberg, Moravia (kini Příbor, Republik Ceko).
  • Ia meninggal pada 23 September 1939 di London, Inggris.
  • Teori Freud masih dipelajari dan diperdebatkan hingga saat ini.

Meskipun hari pertama praktiknya sepi, Freud tidak menyerah. Ia terus berkarya dan akhirnya menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah psikologi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga