Kericuhan pecah setelah pertandingan antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026) malam. Suporter yang kecewa dengan hasil pertandingan melakukan aksi pembakaran kendaraan dan perusakan fasilitas umum.
Kronologi Kericuhan
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIT di Stadion Lukas Enembe yang berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Jayapura. Kericuhan mulai meledak setelah Persipura kalah 0-1 dari tim tamu Adhyaksa FC. Tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sejumlah massa suporter turun ke lapangan dan mengejar pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.
Tindakan Suporter
Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyatakan bahwa situasi semakin memanas. Massa di sekitar stadion melakukan perusakan fasilitas umum dan membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di area Stadion Lukas Enembe. Aksi ini dipicu oleh kekecewaan suporter terhadap hasil pertandingan yang dianggap merugikan tim Persipura Jayapura.
Upaya Pengamanan
Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan pengamanan, pengendalian massa, dan upaya pemulihan situasi untuk mencegah meluasnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Situasi di sekitar stadion mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT, dilanjutkan dengan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT.
Penyebab Kericuhan
Berdasarkan pemantauan sementara, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan suporter terhadap hasil pertandingan. Mereka kesal karena Persipura Jayapura harus menelan kekalahan di kandang sendiri. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.



