Drake Alami Kerugian Fantastis Rp 15 Miliar dari Taruhan Super Bowl
Nama rapper ternama asal Kanada, Drake, kembali menjadi sorotan publik setelah aksi taruhan besarnya di ajang Super Bowl LX berakhir dengan kegagalan. Rapper yang dikenal dengan hits-hits populer itu diketahui telah memasang taruhan senilai fantastis, yakni 1 juta dollar AS atau setara dengan sekitar Rp 15 miliar, untuk mendukung kemenangan tim New England Patriots.
Hasil Pertandingan Berbalik, Seahawks Menang
Namun, hasil pertandingan justru tidak sesuai dengan harapan Drake. Alih-alih membawa pulang kemenangan, New England Patriots dikalahkan oleh Seattle Seahawks dalam laga bergengsi tersebut. Kekalahan ini membuat Drake harus menelan kerugian penuh atas seluruh nilai taruhan yang dipasangnya.
Taruhan bernilai tinggi itu sebelumnya telah dibagikan oleh Drake kepada publik melalui akun media sosialnya, tepat sebelum pertandingan Super Bowl LX dimulai. Unggahan tersebut menunjukkan tangkapan layar slip taruhan yang dengan jelas menampilkan nominal 1 juta dollar AS untuk kemenangan Patriots.
Kutukan Drake Kembali Jadi Bahan Perdebatan
Insiden kekalahan taruhan ini kembali memicu perdebatan panjang di kalangan penggemar olahraga dan masyarakat mengenai fenomena yang dikenal sebagai "kutukan Drake". Fenomena ini merujuk pada kepercayaan bahwa tim atau atlet yang didukung atau disebutkan oleh Drake cenderung mengalami nasib buruk atau kekalahan dalam pertandingan.
Beberapa pihak melihat kejadian ini sebagai bukti nyata dari kutukan tersebut, sementara yang lain menganggapnya sebagai kebetulan belaka. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kerugian finansial yang dialami Drake cukup signifikan dan menarik perhatian banyak orang.
Sebelumnya, Drake juga dikenal aktif dalam berbagai aksi filantropi dan kebaikan, seperti menghentikan konser untuk menyelamatkan penonton hamil dan memberikan tiket VIP serta uang tunai. Namun, kali ini, fokus publik lebih tertuju pada nasib sialnya dalam dunia taruhan olahraga.
Dengan volume berita yang meningkat sekitar 20 persen dari laporan awal, kisah ini menyoroti bagaimana selebritas seperti Drake dapat memengaruhi narasi publik, bahkan dalam hal-hal di luar musik, seperti taruhan olahraga dan mitos kutukan yang menyertainya.



