Direktur kepelatihan ganda Asosiasi Bulu tangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, akhirnya angkat bicara mengenai polemik pelanggaran aturan asrama yang sebelumnya diungkapkan oleh legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei. Lee Chong Wei, yang kini menjabat sebagai Komite Performa BAM, sebelumnya menyoroti masalah ini di media, menekankan pentingnya aturan asrama untuk mendisiplinkan pemain dan memastikan mereka mendapatkan istirahat yang cukup sebelum sesi latihan pagi.
Tanggapan Rexy Mainaky
Rexy Mainaky menyatakan bahwa aturan asrama memang dibuat untuk kebaikan pemain. Ia menegaskan bahwa disiplin adalah kunci dalam pembinaan atlet bulu tangkis. Menurutnya, aturan tersebut tidak bersifat kaku, namun bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemain. Rexy juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi penerapan aturan tersebut agar tetap relevan dengan kebutuhan pemain.
Pentingnya Istirahat bagi Atlet
Lee Chong Wei sebelumnya mengungkapkan bahwa aturan asrama diterapkan untuk memastikan para pemain istirahat dengan baik. Istirahat yang cukup sangat penting bagi atlet untuk memulihkan tenaga dan fokus pada latihan. Pelanggaran aturan ini, menurut Lee, tidak dapat ditoleransi karena dapat mengganggu performa dan kesehatan pemain.
Polemik ini menjadi sorotan di kalangan pecinta bulu tangkis Malaysia, terutama karena keterlibatan dua tokoh penting dalam BAM. Namun, baik Rexy Mainaky maupun Lee Chong Wei sepakat bahwa tujuan utama aturan asrama adalah untuk meningkatkan kualitas dan disiplin pemain bulu tangkis Malaysia.



