Rachel/Febi dan Empat Pasangan Ganda Putri Indonesia Siap Hadapi Tur Eropa 2026
Ganda Putri Indonesia Siap Hadapi Tur Eropa 2026

Ganda Putri Indonesia Siap Tempur di Ajang Bergengsi Eropa

Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, bersiap menghadapi jadwal yang sangat padat dalam beberapa pekan mendatang. Mereka akan menjalani rangkaian turnamen bertajuk Tur Eropa yang mencakup beberapa kompetisi bulutangkis paling bergengsi di benua tersebut.

Lima Pasangan Wakili Indonesia

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum merupakan salah satu dari lima pasangan ganda putri Indonesia yang dikirim untuk mengikuti Tur Eropa ini. Keputusan ini menunjukkan komitmen kuat PBSI dalam mengembangkan kader ganda putri dan memberikan pengalaman bertanding di level internasional.

Selain pasangan Rose/Febi, empat pasangan ganda putri Indonesia lainnya yang juga akan menjalani Tur Eropa adalah:

  • Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti
  • Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari

Jadwal Padat Turnamen Bergengsi

Tur Eropa ini akan dimulai dengan German Open 2026 yang berlangsung dari tanggal 24 Februari hingga 1 Maret. Setelah itu, atlet Indonesia akan langsung melanjutkan ke turnamen paling bergengsi dalam rangkaian ini, yaitu All England 2026 yang dijadwalkan pada 3-8 Maret.

Rangkaian turnamen tidak berhenti di situ. Para atlet kemudian akan bertanding di Swiss Open 2026 pada 10-15 Maret, dan ditutup dengan Orleans Masters 2026 yang berlangsung dari 17 hingga 22 Maret. Ini berarti para ganda putri Indonesia akan menghabiskan hampir sebulan penuh di Eropa untuk mengasah kemampuan dan meraih poin ranking.

Peluang dan Tantangan di All England

All England 2026 menjadi sorotan utama dalam rangkaian Tur Eropa ini. Turnamen yang dianggap sebagai salah satu yang paling prestisius dalam dunia bulutangkis ini akan menjadi ujian nyata bagi perkembangan ganda putri Indonesia. Prestasi di All England sering kali menjadi tolok ukur kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi level dunia.

Dengan mengirimkan lima pasangan ganda putri, PBSI menunjukkan strategi jangka panjang dalam membangun regenerasi dan meningkatkan kualitas permainan ganda putri Indonesia di kancah internasional. Semua mata akan tertuju pada performa para atlet dalam rangkaian turnamen penting ini.