Gagal Raih Gelar, Ganda Putra Indonesia Pulang Kosong dari Tur Eropa
Ganda Putra Indonesia Gagal Juara di Tur Eropa

Ganda Putra Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Tur Eropa

Tim ganda putra Indonesia mengalami kekecewaan setelah gagal membawa pulang gelar juara dari rangkaian Tur Eropa yang berlangsung selama sebulan terakhir. Tur ini mencakup empat turnamen badminton bergengsi yang diikuti oleh para pemain terbaik dunia.

Rangkaian Turnamen Bergengsi

Tur Eropa dimulai dengan German Open 2026 yang berlangsung dari tanggal 24 Februari hingga 1 Maret. Kemudian, perjalanan berlanjut ke All England 2026 pada 3-8 Maret, yang merupakan salah satu turnamen paling prestisius dalam kalender badminton. Selanjutnya, para atlet bergeser ke Swiss Open 2026 pada 10-15 Maret, dan tur ini berakhir di Orleans Masters 2026 pada 17-22 Maret.

Perjalanan Ganda Putra di All England

Khusus untuk nomor ganda putra, perjalanan dimulai dari All England. Dalam turnamen ini, Indonesia menerjunkan lima pasangan untuk bersaing di tingkat internasional. Salah satu pasangan yang menjadi sorotan adalah Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, yang masuk sebagai unggulan ke-4. Meskipun memiliki harapan tinggi, mereka dan pasangan lainnya tidak berhasil meraih gelar juara, meninggalkan Tur Eropa dengan tangan kosong.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kegagalan ini menjadi catatan penting bagi pelatih dan pemain untuk mengevaluasi performa dan strategi ke depan. Dengan persaingan yang semakin ketat di kancah global, Indonesia perlu meningkatkan kualitas latihan dan persiapan mental untuk turnamen-turnamen mendatang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga