Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Sekolah di Iran Mencapai 148 Orang
Korban Serangan AS-Israel ke Sekolah Iran Capai 148 Orang

Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Sekolah Putri di Iran Bertambah Jadi 148 Orang

Korban tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan sekolah perempuan di Kota Minab, Iran selatan, terus bertambah. Dilaporkan, jumlah korban tewas kini mencapai 148 orang, berdasarkan informasi yang dikumpulkan hingga Minggu (1/3/2026).

Lokasi Sekolah Dekat Pangkalan Militer

Sekolah Shajaba Tayyiba, yang menjadi sasaran serangan, terletak sekitar 200 kaki atau 61 meter dari pangkalan militer Iran. Namun, citra satelit menunjukkan bahwa kedua lokasi tersebut telah dipisahkan setidaknya sejak tahun 2016, menimbulkan pertanyaan tentang alasan penargetan sekolah tersebut.

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa setidaknya 118 siswi tewas dalam insiden ini. Tim Hawkins, juru bicara CENTCOM, menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan mengenai korban sipil ini.

Respons dan Investigasi dari Pihak AS

Hawkins menekankan bahwa perlindungan warga sipil sangat penting dalam operasi militer. "Kami menanggapi laporan ini dengan serius dan sedang menyelidikinya. Kami akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang tersedia untuk meminimalkan risiko kerugian yang tidak disengaja," ujarnya. CNN juga telah menghubungi militer Israel untuk meminta komentar terkait serangan ini.

Balasan dari Iran dengan Serangan Rudal dan Drone

Sebagai respons, Iran melalui IRGC mengumumkan telah melancarkan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman AS-Israel. Serangan rudal dan drone besar-besaran dilancarkan terhadap pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Arab.

IRGC mengklaim bahwa 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama, menjadi sasaran serangan ini. Ledakan dilaporkan terdengar di berbagai lokasi, termasuk Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha, Qatar.

Implikasi dan Dampak Konflik

Pasukan Iran berjanji akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras, dengan tamparan berturut-turut yang disesalkan. Insiden ini memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, dengan potensi eskalasi lebih lanjut yang mengkhawatirkan bagi stabilitas regional.

Serangan terhadap sekolah perempuan ini menimbulkan kecaman internasional, mengingat banyaknya korban sipil, terutama anak-anak. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan akurasi laporan dan tanggung jawab dalam tragedi ini.