Hogoshi Jepang Studi Banding ke Bapas Jakbar: Keterampilan Kunci Reintegrasi Napi
Hogoshi Studi Banding ke Bapas Jakbar: Bekali Napi Keterampilan

Hogoshi Jepang Studi Banding ke Bapas Jakbar: Keterampilan Kunci Reintegrasi Napi

Organisasi Pemasyarakatan asal Jepang, Hogoshi, menekankan bahwa pembinaan narapidana dengan bekal keterampilan merupakan hal yang sangat penting dalam proses pemasyarakatan. Keterampilan yang diperoleh dari berbagai program di lembaga pemasyarakatan dinilai akan membantu para napi berinteraksi dengan masyarakat setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Kunjungan Delegasi Hogoshi ke Bapas Jakarta Barat

Direktur Eksekutif Federasi Hogoshi Jepang, Shoji Imafuku, menyatakan dalam keterangan resmi pada Minggu (19/4/2026) bahwa "Ini sangat penting untuk membantu mereka memulai kembali kehidupan di masyarakat." Pernyataan ini disampaikan setelah Shoji bersama 27 rekannya melakukan kunjungan studi banding ke Bapas Kelas I Jakarta Barat pada Jumat (17/4).

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Hogoshi menyaksikan langsung program-program asimilasi yang dijalankan oleh bapas, yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Hogoshi sendiri merupakan organisasi sukarelawan pembimbing kemasyarakatan yang aktif di Jepang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Program Pelatihan Keterampilan yang Diobservasi

Para delegasi Hogoshi mengamati berbagai aktivitas pembinaan, mulai dari bimbingan kepribadian hingga pelatihan keterampilan yang disediakan bapas untuk para narapidana. Salah satu program yang menarik perhatian adalah pelatihan budidaya tanaman hidroponik dan budidaya ikan Nila dengan metode akuaponik.

Kepala Bapas Jakarta Barat, Sri Susilarti, menjelaskan bahwa "Ini menjadi bekal bagi klien agar bisa mandiri saat kembali ke masyarakat." Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para napi memiliki peluang lebih besar untuk berintegrasi kembali dengan lingkungan sosial.

Manfaat Keterampilan bagi Kepercayaan Diri Napi

Shoji Imafuku menambahkan bahwa selain aspek ekonomi, keterampilan juga berperan penting dalam membangun rasa percaya diri para narapidana. Dengan memiliki kemampuan yang berguna, mereka dapat merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan di luar lembaga pemasyarakatan.

Kunjungan studi banding ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Hogoshi dan Bapas Jakarta Barat, serta memperkaya pengalaman kedua belah pihak dalam menciptakan sistem pembimbingan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kolaborasi semacam ini dianggap sebagai langkah positif untuk meningkatkan kualitas program pemasyarakatan di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga