Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim adanya program dana hibah Al Bayti untuk warga Malaysia yang berasal dari Arab Saudi. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Penyebaran Video Klaim
Video yang menginformasikan program dana hibah Al Bayti ini dibagikan oleh beberapa akun Facebook, seperti yang terlihat pada tautan ini, ini, dan ini. Dalam video tersebut, seorang perempuan menyampaikan informasi mengenai adanya dana hibah tersebut.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran mendalam terhadap video tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu adalah hasil manipulasi AI. Teknologi deepfake atau AI digunakan untuk membuat video palsu yang seolah-olah menampilkan seseorang menyampaikan informasi yang tidak benar.
Menurut keterangan dari Tim Cek Fakta Kompas.com, "Video tersebut tidak dapat diverifikasi kebenarannya dan merupakan konten manipulatif yang bertujuan menyesatkan publik."
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan program bantuan atau hibah. Pastikan untuk memverifikasi kebenaran informasi melalui sumber resmi atau lembaga yang kredibel.
Program dana hibah Al Bayti tidak pernah diumumkan secara resmi oleh pemerintah Malaysia maupun Arab Saudi. Oleh karena itu, klaim tersebut patut diragukan kebenarannya.



