Seorang suami berinisial J (35) di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, tega mencekik istrinya, I (30), hingga tewas. Aksi keji ini dipicu oleh persoalan status WhatsApp yang dianggap menyinggung pelaku.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas itu terjadi di rumah pasangan tersebut yang berlokasi di Gang Cempaka, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, pada Kamis (14/5) siang. Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada mengungkapkan bahwa kejadian berawal dari perselisihan rumah tangga yang dipicu oleh unggahan status media sosial. Pelaku merasa tersinggung dengan status WhatsApp korban yang dianggap menyudutkan dirinya, sehingga memicu pertengkaran di dalam rumah.
“Pelaku sempat menanyakan maksud unggahan tersebut kepada korban. Percakapan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga berujung tindakan kekerasan fisik,” ujar Januar dalam keterangannya, Jumat (15/5).
Tindak Lanjut
Setelah melakukan aksi kekerasan tersebut, pelaku menghubungi Ketua RT setempat untuk melaporkan kondisi korban. Informasi ini kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan warga, personel Polres Pagar Alam segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP sekaligus mengamankan pelaku tanpa perlawanan guna mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga tewas akibat dicekik menggunakan tangan hingga tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pelaku kini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib.



