Amerika Serikat pernah digemparkan oleh seorang penipu ulung bernama Ferdinand Waldo Demara Jr. Pria yang dijuluki The Great Impostor ini dikenal karena kemampuannya menyamar dalam berbagai peran, mulai dari dokter bedah hingga biarawan.
Perjalanan Hidup Sang Penipu
Dilansir dari The New York Times, selama hidupnya Demara pernah menyamar sebagai biarawan, seorang doktor psikologi, dekan filsafat di sebuah perguruan tinggi kecil di Pennsylvania, mahasiswa hukum, lulusan zoologi, peneliti karir, dan guru di sebuah perguruan tinggi junior di Maine. Ia juga sempat menyamar sebagai ahli bedah di Angkatan Laut Kerajaan Kanada, asisten sipir di penjara Texas, dan guru di sebuah desa di Maine. Demara sering meminjam nama dan kredensial orang yang masih hidup.
Demara lahir di Lawrence, Massachusetts pada tahun 1921. Saat remaja, ia melarikan diri dari rumah untuk bergabung dengan ordo biarawan. Pada tahun 1952, ia bergabung dengan Angkatan Darat, lalu keluar dan bergabung dengan Angkatan Laut. Ia kemudian keluar lagi dan bergabung dengan biara Trappist di dekat Louisville. Setelah itu, ia bertugas sebagai dokter bedah di Angkatan Laut.
Penipuan Paling Berani
Salah satu penipuan paling berani yang dilakukan Demara adalah menghabiskan waktu berbulan-bulan sebagai dokter bedah di kapal perusak Kanada Cayuga selama Perang Korea. Dengan menyamar sebagai dokter Kanada sungguhan, Dr. Joseph Cyr, ia berhasil menjahit luka dan melakukan beberapa operasi. Dalam satu kasus, ia bahkan mengeluarkan peluru dalam operasi dada.
Akibat aksinya itu, Demara didakwa atas tuduhan penipuan, pemalsuan, pencurian, penggelapan, dan mabuk di tempat umum. Setelah tahun 1959, ia hidup dengan nama aslinya, namun kondisinya terpuruk. Selama delapan tahun, ia hidup dalam keadaan semi-tersembunyi di Orange County.
Warisan dan Akhir Hidup
Pada tahun 1960, kisah Demara diadaptasi menjadi film berjudul 'The Great Impostor'. Bertahun-tahun kemudian, ia meninggal pada tahun 1982 akibat serangan jantung di Rumah Sakit Komunitas West Anaheim.



