ABG di Tangerang Dicekoki Miras Teman, Terbangun Tanpa Pakaian
ABG di Tangerang Dicekoki Miras Teman, Terbangun Tanpa Pakaian

Tangerang, Nusantara Daily – Seorang remaja perempuan berinisial D diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh temannya sendiri di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Peristiwa tragis ini bermula ketika korban dicekoki minuman keras (miras) oleh pelaku hingga tidak sadarkan diri.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan pihak kepolisian, kejadian berlangsung pada akhir April 2026. Awalnya, korban sedang berkumpul bersama teman-temannya di sebuah tempat tongkrongan. Pelaku yang diketahui berinisial I alias Ivan kemudian mengajak korban pergi dengan alasan ingin memperbaiki sepeda motor untuk keperluan balap.

Sesampainya di sebuah rumah di Kecamatan Pinang, korban diduga dipaksa meminum minuman beralkohol hingga tidak sadarkan diri. Keesokan harinya, sekitar pukul 07.00 pagi, korban terbangun dalam keadaan syok karena mendapati dirinya sudah tidak berpakaian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kekerasan Berulang dan Intimidasi

Dalam kondisi lemas dan masih di bawah pengaruh alkohol, korban diduga kembali mengalami kekerasan seksual karena tidak berdaya memberikan perlawanan. Lebih tragis lagi, saat korban meminta pertanggungjawaban, pelaku justru bersikap agresif dengan mengintimidasi korban sambil menodongkan senjata tajam.

Laporan Polisi dan Pengejaran Pelaku

Kanit PPA Polres Metro Tangerang Kota, Suwito, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban pada Senin, 27 April 2026. “Korban telah membuat laporan resmi kepolisian. Saat ini pelaku tengah kita kejar, kita upayakan tangkap,” ujar Suwito, Sabtu (2/5/2026).

Pelaku berinisial I alias Ivan masih dalam pengejaran petugas. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor.

Dampak Psikologis dan Dukungan

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat dan masyarakat. Korban mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut. Pihak keluarga telah mendampingi korban untuk mendapatkan pemulihan psikologis. Polisi juga memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak dan remaja masih menjadi masalah serius di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melapor jika mengetahui atau mengalami tindak kekerasan serupa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga