Toko Diduga Jual Tramadol di Jaktim Dilempari Oli, Polisi Temukan Kondisi Kosong
Toko Tramadol Dilempari Oli, Polisi Temukan Kosong

Toko Diduga Jual Tramadol di Jaktim Dilempari Oli, Polisi Cek Lokasi

Sebuah video yang memperlihatkan sebuah toko di Jakarta Timur dilempar oli oleh warga viral di media sosial. Insiden ini terjadi di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Kramat Jati, pada Selasa (10/3/2026).

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pengendara sepeda motor berhenti di depan toko tersebut. Tanpa basa-basi, dia langsung melemparkan oli ke arah toko sebelum kemudian tancap gas melarikan diri dari lokasi.

Diduga Menjual Obat Tramadol Ilegal

Aksi pelemparan oli ini diduga dilakukan sebagai bentuk protes warga karena toko tersebut disebut-sebut menjual obat jenis tramadol secara ilegal. Tramadol merupakan obat pereda nyeri yang penggunaannya harus dengan resep dokter dan pengawasan ketat.

"Video tersebut menunjukkan ada dua orang yang sedang bertransaksi dengan penjual di toko itu saat kejadian," kata seorang sumber yang melihat rekaman tersebut.

Polisi Bergerak Cepat Periksa Lokasi

Merespons informasi yang beredar, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah bergerak menyelidiki kasus ini. Tim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memverifikasi kebenaran informasi.

"Semalam sudah kita cek bersama Ketua RW sama RT di lokasi, toko tutup digembok dari luar," jelas AKP Fadoli saat dikonfirmasi.

Polisi kemudian berusaha mencari tahu identitas pemilik toko tersebut. Karena tidak ada yang merespons, akhirnya dilakukan pembukaan toko secara paksa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Toko Ditemukan dalam Kondisi Kosong

Hasil pemeriksaan di dalam toko mengejutkan. Setelah dibuka paksa, ternyata toko tersebut sudah dalam keadaan kosong.

"Tindakan yang dilakukan oleh pemilik toko membuka paksa rolling door toko bersama ketua RT dan RW, dan di dalam toko sudah kosong hanya ada lemari etalase," pungkas AKP Fadoli.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa pemilik toko mungkin telah mengetahui akan adanya pemeriksaan atau telah melarikan diri sebelum polisi datang. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut tentang dugaan penjualan tramadol ilegal di lokasi tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti masalah peredaran obat-obatan terlarang di masyarakat. BPOM sebelumnya telah membuka suara mengenai banyaknya tramadol yang dijual bebas tanpa pengawasan yang memadai.