Selebgram dan DJ Medan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan seorang selebgram dan disc jockey (DJ) ternama di kota tersebut. Pelaku yang berinisial TM alias K ditangkap bersama dua orang asistennya dalam sebuah operasi yang digelar pada Selasa (10/3/2026) dini hari.
Operasi Penangkapan di Medan Petisah
Penangkapan dilakukan di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Jangka, Kecamatan Medan Petisah, sekitar pukul 00.50 WIB. Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, mengonfirmasi bahwa ketiga tersangka telah diamankan dan akan diekspos sebagai bagian dari serangkaian pengungkapan kasus narkoba minggu ini.
"Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali mengungkap beberapa kasus yang akan kita ekspose dalam minggu ini. Salah satunya adalah hari ini pengungkapan sosok public figure yang cukup famous, cukup booming di Medan, yang bersangkutan merupakan selebgram juga," jelas Rafli dalam konferensi pers pada Rabu (11/3/2026).
Profil dan Motif Pelaku
Rafli mengungkapkan bahwa TM alias K tidak hanya dikenal sebagai selebgram, tetapi juga berprofesi sebagai DJ wanita yang telah malang melintang hingga ke luar negeri selama lima tahun. Pelaku juga tercatat sebagai brand ambassador dari salah satu merek terkenal di Kota Medan.
Dalam interogasi awal, Kanit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan, Iptu Berry Anggara, menyatakan bahwa TM mengaku telah mengonsumsi narkoba jenis pod vape merek Lamborghini selama enam bulan. Motifnya adalah untuk menambah kepercayaan diri dan menjaga stamina agar tetap semangat serta aktif saat menjalankan pekerjaannya sebagai DJ.
"Pada saat interogasi awal, bahwasanya TM alias K dia menggunakan pod vape merek lamborghini adalah untuk menambah kepercayaan diri sekaligus menjaga stamina DJ tersebut agar tetap semangat dan aktif," papar Berry Anggara.
Implikasi dan Tindakan Hukum
Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus narkoba yang melibatkan publik figur di Indonesia. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan sumber peredaran narkoba yang digunakan oleh TM dan asistennya. Tindakan hukum akan diterapkan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku, mengingat penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan serius yang merusak generasi muda.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan selebritas dan pekerja hiburan, yang sering kali terpapar tekanan tinggi dalam karir mereka. Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan tidak terpengaruh oleh alasan-alasan yang tidak masuk akal untuk menggunakan barang haram tersebut.
