Uya Kuya Laporkan Akun ke Polisi Soal Tuduhan 750 Dapur MBG, Ingat Rumah Dijarah
Uya Kuya Laporkan Akun Soal Tuduhan 750 Dapur MBG

Uya Kuya Ambil Langkah Hukum Atas Tuduhan 750 Dapur MBG

Anggota DPR RI Surya Utama atau yang dikenal sebagai Uya Kuya telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat terkait dugaan penyebaran berita bohong yang menuduhnya memiliki 750 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Alasan Pelaporan: Trauma Penjarahan Rumah

Uya Kuya menjelaskan alasan mendasar di balik keputusannya untuk melapor ke pihak berwajib. "Karena hoaks, mengingat penjarahan rumah saya kan juga karena video-video hoaks masif beredar yang dibiarkan," ujarnya saat dihubungi wartawan pada Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan bahwa banyak video lama dari TikTok miliknya diberi tulisan seolah-olah itu merupakan pernyataannya, padahal dirinya tidak pernah berbicara apapun saat itu. "Banyak video-video lama dari TikTok saya dikasih tulisan-tulisan seolah-olah itu statement saya, padahal saya nggak pernah bicara apapun saat itu," jelas legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Bantahan Terhadap Tuduhan 750 Dapur MBG

Uya Kuya mengaku merasa bingung dengan asal-usul tuduhan bahwa dirinya memiliki 750 dapur MBG. Ia menegaskan dengan tegas bahwa pernyataan tersebut sama sekali tidak benar.

"Dan yang saya bingung dari mana itu cerita saya punya dapur MBG. Karena sampai saat ini saya tidak punya satu pun dapur MBG kecuali dapur restoran saya di Benhil namanya Asli Rasa," ucapnya dengan nada frustrasi.

Korban Berulang dari Penyebaran Hoaks

Uya Kuya menyoroti bagaimana dirinya telah menjadi korban berulang kali akibat penyebaran berita bohong di media sosial. Ia mengungkapkan rasa kecewa dan pertanyaan mendalam tentang mengapa hal ini terus terjadi padanya.

"Mereka mau apa lagi dari saya? Udah kemarin rumah dan keluarga saya di korbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya. Dan rumah yang kemarin dijarah juga sampe sekarang aja belum selesai direnovasi, sekarang udah difitnah lagi, kenapa saya lagi yang difitnah," keluhnya.

Konfirmasi dari Polda Metro Jaya

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, telah membenarkan adanya laporan yang dibuat oleh Uya Kuya. "Iya benar. (Terkait) penyebaran berita bohong," ujar Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi pada hari yang sama.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Uya Kuya mengaku pertama kali melihat postingan berisi tuduhan itu di sejumlah akun Threads pada Sabtu (18/4) kemarin.

Detail Tuduhan dan Dampaknya

Akun-akun yang dilaporkan tersebut mengunggah foto Uya Kuya yang telah diedit dan diberi narasi bahwa ia memiliki 750 dapur MBG. Uya menilai bahwa hal ini jelas merupakan berita bohong yang disajikan seolah-olah sebagai informasi asli.

Atas kejadian ini, Uya merasa dirugikan secara signifikan sehingga mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi. Laporan tersebut terkait dengan:

  • Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik berdasarkan UU Nomor 1/2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
  • Pasal 51 Ayat (1) Juncto Pasal 35
  • Pasal 263 KUHP dan/atau Pasal 264 KUHP

Status Penyidikan Kasus

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan oleh Polda Metro Jaya. Proses hukum sedang berjalan untuk mengungkap kebenaran di balik tuduhan yang beredar luas di media sosial.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi di platform digital, serta dampak serius yang dapat ditimbulkan oleh berita bohong terhadap kehidupan pribadi dan reputasi seseorang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga