Pemeriksaan Inara Rusli Ditunda karena Kondisi Kesehatan yang Memburuk
Pemeriksaan Inara Rusli Ditunda karena Kesehatan Memburuk

Pemeriksaan Inara Rusli Ditunda karena Kondisi Kesehatan yang Memburuk

Polda Metro Jaya telah menunda pemeriksaan terhadap Inara Rusli terkait dugaan kasus perzinaan yang dilaporkan oleh konten kreator Wardatina Mawa. Jadwal yang semula direncanakan pada Kamis (16/4/2026) kini digeser ke Jumat, 17 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Penundaan ini dilakukan setelah pihak Inara melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan resmi karena kondisi kesehatan yang menurun.

Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Utama

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa penyidik telah menerima surat keterangan sakit dari pihak terlapor. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Budi menekankan bahwa kondisi kesehatan merupakan pertimbangan utama dalam proses hukum. "Kami sampaikan, pemeriksaan saudari IR ditunda besok hari Jumat, tanggal 17 April 2026 sekira pukul 10.00 WIB," ujarnya.

Budi menjelaskan bahwa dalam pengambilan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), penyidik wajib memastikan bahwa saksi maupun terlapor berada dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani. "Ada permohonan penundaan dengan alasan yang bersangkutan dalam kondisi tidak sehat. Ini harus kita hormati," tuturnya. Ia menambahkan bahwa permohonan yang disampaikan melalui penasihat hukum memiliki bobot yang sah di mata hukum, terutama dengan adanya lampiran surat keterangan medis yang memperkuat dasar penundaan tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Hukum Bergantung pada Pemulihan Kesehatan

Terkait kelanjutan prosesnya, pihak kepolisian menegaskan bahwa kepastian pemeriksaan sepenuhnya bergantung pada pemulihan kesehatan Inara Rusli sesuai dengan rekomendasi tim medis. "Kondisi kesehatan seseorang itu dinamis. Kalau dia sembuh, dokter yang menyatakan, baru bisa memenuhi panggilan penyidik," pungkas Budi Hermanto. Hal ini menunjukkan bahwa penundaan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi kembali berdasarkan perkembangan kesehatan Inara.

Kasus ini telah menarik perhatian publik, dengan Inara Rusli sebelumnya juga menjadi sorotan media terkait perubahan nama dan isu-isu pribadi lainnya. Penundaan pemeriksaan ini menambah dinamika dalam proses hukum yang sedang berjalan, di mana kepolisian tetap berkomitmen untuk menjalankan prosedur dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kesehatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga