Warung Kelontong Nakal di Cibinong Bogor Dirazia, 600 Botol Miras Disita
Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP melakukan razia terhadap sejumlah warung kelontong yang diduga menjual minuman keras (miras) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Operasi ini berhasil mengamankan total 600 botol miras berbagai jenis dan merek dari tiga lokasi berbeda di sekitar kawasan terminal.
Pengungkapan Modus Kamuflase Penjualan Miras
Kapolsek Cibinong, Kompol Jony Handoko, mengungkapkan bahwa para penjual miras tersebut mencoba mengelabui petugas dengan berkamuflase hanya menjual minuman ringan. "Mereka memajang minuman ringan di etalase, tetapi setelah kita cek, di dalam warung mereka menyimpan banyak minuman keras," jelas Jony dalam konfirmasinya pada Minggu (15/3/2026).
Lokasi razia difokuskan di tiga warung kelontong yang berada di sekitar Terminal Bus Cibinong. Semua barang bukti yang berhasil diamankan telah diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Bogor untuk ditindaklanjuti secara hukum lebih lanjut.
Razia sebagai Upaya Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Razia ini digelar sebagai bagian dari upaya mengantisipasi peredaran minuman keras yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan. "Tujuan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan dalam menjaga kamtibmas selama Ramadan dan menjelang hari raya, baik Hari Raya Nyepi maupun Idul Fitri," tambah Jony.
Operasi melibatkan 120 personel gabungan dari Polsek, Koramil, dan Kecamatan Cibinong, termasuk para lurah setempat. Kegiatan diawali dengan apel bersama untuk memastikan koordinasi yang solid dalam pelaksanaan razia.
Pencegahan Tawuran dan Balap Liar
Jony juga menekankan bahwa razia ini bertujuan untuk mencegah tindakan kriminal seperti tawuran dan balap liar, yang sering kali dilakukan oleh pelaku setelah mengonsumsi minuman keras. "Karena biasanya pelaku tawuran dan balap liar itu notabene melakukan aksinya setelah meminum minuman keras," imbuhnya.
Dengan pengamanan ratusan botol miras ini, diharapkan dapat menekan angka kejahatan dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif di masyarakat, terutama dalam menyambut momen-momen penting keagamaan. Patroli dan pengawasan ketat akan terus dilakukan untuk memastikan peredaran miras dapat dikendalikan secara efektif.
