Viral Polisi di Jakarta Pungli Minta Isi Saldo e-Money Rp300 Ribu
Viral Polisi Jakarta Pungli Minta Isi e-Money Rp300 Ribu

Viral Polisi di Jakarta Pungli Minta Isi Saldo e-Money Rp300 Ribu

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah video yang merekam aksi anggota polisi lalu lintas di Jakarta diduga melakukan pungutan liar dengan modus mengisi saldo e-money ke pengemudi mobil beredar di media sosial. Peristiwa ini menjadi viral setelah diunggah di akun Instagram @lbj_jakarta.

Dalam unggahan tersebut, pengemudi dihentikan oleh petugas karena diduga melanggar marka atau rambu jalan. Pengemudi kemudian diarahkan untuk menyelesaikannya dengan mengisi saldo e-Money milik petugas. Pengemudi sempat menawarkan nominal Rp100.000, namun permintaan tersebut tidak diakomodasi. Guna mempersingkat proses penyelesaian di lapangan, pengemudi akhirnya melakukan pengisian saldo kartu sebesar Rp300.000.

Tanggapan Propam Polda Metro Jaya

Saat dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Radjo Alriadi Harahap mengatakan pihaknya tengah mendalami peristiwa tersebut. "Sudah kami tangani," kata Radjo kepada wartawan, Jumat (5/6). Disampaikan Radjo, anggota tersebut saat ini juga sedang diperiksa dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. "Sedang didalami oleh Paminal Bid Propam untuk diproses pelanggarannya sampai sidang nantinya," ucap dia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kasus ini menambah daftar dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas. Sebelumnya, juga viral dugaan polantas di Badung yang hampir melakukan pungli terhadap WNA, serta dua polantas di Medan yang ditangkap Propam karena pungli terhadap pengendara. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga