Tembok Pagar Roboh ke SMPN 182 Jaksel, Pemilik Rumah Siap Ganti Rugi Kerusakan Sekolah
Tembok Roboh ke SMPN 182 Jaksel, Pemilik Siap Ganti Rugi

Tembok Pagar Roboh ke SMPN 182 Jaksel, Pemilik Rumah Siap Ganti Rugi Kerusakan Sekolah

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tembok pagar yang roboh ke area SMP Negeri 182 di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Kejadian ini terjadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, dan telah menimbulkan kerusakan pada fasilitas bangunan sekolah.

Pemilik Rumah Bertanggung Jawab Perbaiki Kerusakan

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyatakan bahwa pemilik rumah yang tembok pagarnya roboh telah bersedia membayar ganti rugi dan memperbaiki kerusakan yang terjadi. "Ada kerugian fasilitas bangunan sekolah, tapi pihak pemilik pagar bertanggung jawab untuk memperbaikinya sesuai kondisi semula," ujar Mansur saat dikonfirmasi pada Senin (16/2/2026).

Komunikasi antara pemilik rumah dan pihak sekolah telah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ganti rugi ini. Mansur menegaskan bahwa pemilik pagar berkomitmen mengembalikan kondisi bangunan sekolah seperti semula.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reruntuhan Tembok Juga Mengenai Saluran Air

Selain merusak fasilitas sekolah, reruntuhan tembok yang roboh juga mengenai saluran air di sekitar lokasi. Pemilik rumah telah menyatakan kesediaannya untuk mengangkut puing-puing tembok tersebut agar tidak menyumbat saluran air.

"Dan pihak pemilik pagar bersedia mengangkut bekas pagarnya, batu-batuan, dan sisa temboknya ke pinggir. Supaya tidak membuat mampet di kali karena reruntuhan itu juga mengenai saluran air," jelas Mansur.

Penyelidikan Polisi untuk Cegah Kejadian Serupa

Meskipun pemilik rumah telah mengambil tanggung jawab, polisi tetap akan menyelidiki penyebab robohnya tembok pagar tersebut. Penyidikan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

"Kami menyelidiki apa penyebabnya sehingga tembok bisa ambruk dari ujung ke ujung. Apakah sebelumnya ada tanda-tanda kerusakan yang tidak diketahui, atau jika diketahui, mengapa tidak diberi penyangga atau diperbaiki. Itulah arah penyelidikan kami," papar Kapolsek Pancoran.

Video dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menunjukkan detik-detik robohnya tembok sekolah telah beredar viral di media sosial. Insiden ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan infrastruktur di lingkungan sekolah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga