Petugas evakuasi terlihat berupaya mengevakuasi sejumlah korban tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Insiden ini terjadi pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 20.57 WIB. Tabrakan melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line.
Konfirmasi dari PT Kereta Commuter Indonesia
Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia, Karina Amanda, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak KAI Commuter saat ini fokus pada penanganan insiden. "Kami sedang fokus penanganan," ujar Karina saat dikonfirmasi pada Senin malam.
Detail Tabrakan
Berdasarkan informasi yang diterima, gerbong perempuan KRL ditabrak oleh kereta jarak jauh. Proses evakuasi korban masih berlangsung dengan melibatkan tim SAR dan Basarnas Special Group untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Dampak dan Tindakan Lanjutan
Akibat kecelakaan ini, listrik aliran atas di lintas Stasiun Cibitung-Bekasi Timur dimatikan sementara. KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini dan berkomitmen untuk menangani korban serta melakukan investigasi penyebab kecelakaan.
Saksi mata melaporkan suara benturan keras seperti bom saat tabrakan terjadi. Hingga berita ini diturunkan, tiga orang dilaporkan meninggal dunia berdasarkan keterangan Wakil Ketua DPR Dasco yang meninjau lokasi kejadian.



