Polisi telah mengamankan sopir mobil Mitsubishi Pajero Sport yang menabrak seorang lansia pedagang buah gerobak di Duren Sawit, Jakarta Timur. Mobil Pajero tersebut juga sudah diamankan sebagai barang bukti.
Penampakan Mobil Pajero yang Diamankan
Dari foto yang diterima, terlihat Pajero hitam dengan nomor polisi B-1756-PJL sudah diamankan di kantor polisi. Mobil Pajero itu mengalami kerusakan di bagian depan setelah menabrak korban beberapa waktu lalu.
“Pelaku dan kendaraan sudah kita amankan, lanjut proses berjalan sesuai SOP,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Penangkapan Pelaku
Ojo mengatakan pelaku diamankan di rumahnya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, pukul 13.00 WIB. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif. “Sekarang diamankan di Unit Laka Jaktim,” imbuhnya.
Kasus tabrak lari ini terjadi di Jakarta Timur dan melibatkan seorang lansia pedagang buah gerobak dengan mobil Pajero berwarna hitam. Video peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah rekaman kejadian tersebar luas. Korban ditabrak saat hendak menyeberang jalan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tabrak lari terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban diketahui berinisial KA (62), seorang pedagang buah yang tengah menyeberang sambil membawa gerobak.
“Sesampainya dekat Halte Agraria wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Kemudian, terlibat atau mengalami kecelakaan lalu lintas dan menabrak seorang penjual atau pedagang buah gerobak yang hendak menyeberang jalan dari arah Utara ke Selatan,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta, kepada wartawan, Minggu (4/5).
Dari keterangan saksi, mobil jenis Mitsubishi Pajero melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup tinggi sebelum menabrak korban. Setelah menabrak korban, pengemudi mobil Pajero itu melarikan diri dari tempat kejadian.
Polisi kini terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian publik karena korbannya adalah lansia yang mencari nafkah sebagai pedagang buah.



