Polda Sumsel Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid dan Gereja di Palembang
Polda Sumsel Gelar Bakti Religi Bersihkan Rumah Ibadah

Polda Sumsel Gelar Bakti Religi Bersihkan Masjid dan Gereja di Palembang

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memperkuat komitmennya dalam menjaga harmoni dan stabilitas sosial melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel menggelar kegiatan bakti religi dengan membersihkan rumah ibadah di wilayah Kota Palembang.

Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi yang humanis, inklusif, dan peduli terhadap lingkungan lintas agama. Pada Jumat (17/4/2026), personel dari Biro Logistik Polda Sumsel turun langsung melaksanakan pembersihan rumah ibadah serta penyaluran Bantuan Sosial (Bansos).

Aksi Kemanusiaan di Dua Lokasi Berdekatan

Aksi kemanusiaan ini menyasar dua lokasi yang berdekatan, yakni Masjid Nurush Sholihin dan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) yang berlokasi di Jalan Sukorejo, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Kegiatan bakti religi ini difokuskan pada dua hal utama yaitu pembersihan lingkungan dan penyaluran bansos.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Personel kepolisian bergotong royong bersama pengurus rumah ibadah membersihkan area dalam maupun luar bangunan untuk memastikan kenyamanan umat. Kemudian, penyerahan bantuan ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional harian di kedua rumah ibadah tersebut.

Komitmen Pelayanan Prima Polri

Karo Logistik Polda Sumsel, Kombes Budi Santosa, melalui Kasubbag LPSE Kompol Jon Roni Ma Hasibuan, menegaskan kegiatan ini adalah bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat. "Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah bentuk nyata pengabdian. Kami ingin memastikan lingkungan rumah ibadah tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat," ujar Jon Roni.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri untuk terus menjaga keberagaman dan stabilitas keamanan wilayah. "Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama melalui aksi nyata di lapangan. Hadirnya Polri di masjid dan gereja ini adalah bagian dari upaya membangun kedekatan dan rasa aman di tengah umat beragama," jelasnya.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar pembersihan fisik, tetapi juga simbolik dalam mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat multireligius. Dengan melibatkan personel secara langsung, Polda Sumsel menunjukkan dedikasi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua warga, tanpa memandang latar belakang agama.

Inisiatif bakti religi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempromosikan toleransi dan kerja sama antarumat beragama. Melalui aksi konkret seperti ini, Polri terus membuktikan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun persatuan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga